Sebut Hanya NU-Muhammadiyah Pembela NKRI, Kapolri Dianggap Tak Tahu Sejarah

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Mohammad Siddik mengecam pidato Kapolri Tito Karnavian yang menyatakan hanya NU dan Muhammadiyah yang terbukti membela NKRI. Menurutnya, dengan pernyataan yang Tito lontarkan, itu menunjukkan bahwa ia tidak mengerti sejarah.

“Jika video tersebut memang benar ada nya, maka saya tidak habis pikir. Bagaimana mungkin pejabat sekelas Kapolri tidak tahu tentang sejarah perjuangan bangsa ini,” ujarnya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Rabu (31/01/2018).

Ia juga mempertanyakan apakah Kapolri tidak tau bahwa ormas ormas Islam sebelum kemerdekaan ini sudah banyak terbentuk seperti Serikat Dagang Islam tahun 1911, ada juga Al-Irsyad yang berdiri tahun 1914 dan Persatuan Islam (PERSIS) yang berdiri tahun 1923.

“Dan masih banyak ormas lainnya baik yang terbentuk sebelum kemerdekaan maupun sesudah kemerdekaan,” lanjutnya.

Tentu, lanjutnya, umat Islam tetap mengapresiasi mengenai kontribusi Muhammadiyah yang sudah berdiri 1912 dan Nahdhatul Ulama yang berdiri pada 1926. Namun, ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pengabaian peran ormas Islam yang lain.

“Tidak boleh ada yang mengabaikan keberadaan dan peran ormas-ormas Islam dalam sejarah perjuangan dan Kemerdekaan RI,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, tersebar di media sosial Kapolri Tito Karnavian yang menginstruksikan ke jajaran Polres dan Polsek untuk hanya bekerjasama dengan dua ormas Islam saja yaitu Nahdathul Ulama dan Muhammadiyah. Bahkan, ia menyebutkan ada ormas yang lain yang merontokkan NKRI.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

The post Sebut Hanya NU-Muhammadiyah Pembela NKRI, Kapolri Dianggap Tak Tahu Sejarah appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Sebut Hanya NU-Muhammadiyah Pembela NKRI, Kapolri Dianggap Tak Tahu Sejarah"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close