Puluhan Anak Papua Meninggal Akibat Gizi Buruk, ACT: Kejadian Luar Biasa

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin menyebut gizi buruk yang menimpa anak-anak suku Asmat di Papua sebagai kejadian luar biasa. Menurutnya, persoalan itu disebabkan kemiskinan dan kurangnya edukasi.

“Persoalan kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk di Asmat, Papua adalah karena masalah kemiskinan,” tegas Ahyudin saat melakukan jumpa pers di Kantor ACT, Menara 165, Jakarta Selatan, Kamis (01/02/2018).

Ia mengatakan jika warga mengalami kekurangan pangan, menjadi suatu aib bagi bangsa. “Sebuah bangsa besar yang didera banyak bencana alam, betapapun banyak risiko terjadi, itu bukan aib. Namun, jika sebuah bangsa di dalamnya harus menghadapi kekurangan gizi dan pangan, bagi kami itu adalah sebuah aib,” ungkapnya

“Ini bukan hanya peristiwa biasa, soal meninggalnya 70 balita. Dan belasan ribu kena gizi buruk, ini peristiwa luar biasa,” tegasnya.

Ahyudin lalu menuturkan bahwa pulau Papua menjadi yang paling kaya. Ia menyesalkan kondisi ini terjadi di tanah yang konon sebagai penghasil emas terbanyak di dunia.

“Kejadian parah kondisi hari ini di bumi Afrika sana, hari ini terjadi di bumi pertiwi, di pulau yang terkenal sangat kaya alamnya. Jika makanan saja tidak punya, maka saya yakin emas-emas itu mereka juga tidak punya,” katanya.

Ia menyebut, kondisi gizi buruk ini tidak menutup kemungkinan hanya terjadi di Asmat saja.

“Ini jadi pintu bagi kita untuk melihat lebih besar lagi, dan mungkin saja hal serupa terjadi di daerah Papua lainnya,” ungkap Ahyudin.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

The post Puluhan Anak Papua Meninggal Akibat Gizi Buruk, ACT: Kejadian Luar Biasa appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Puluhan Anak Papua Meninggal Akibat Gizi Buruk, ACT: Kejadian Luar Biasa"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close