Iraq Kehilangan 40 Persen Sektor Pertanian Akibat Perang Lawan ISIS

KIBLAT.NET, Baghdad – Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) mengatakan, Selasa (13/02), bahwa Iraq kehilangan sekitar 40 persen produksi pertanian sebagai dampak perang melawan organisasi Daulah Islamiyah (ISIS).

“Sedikitnya 12 juta warga Iraq, yang menempati sepertiga populasi penduduk Iraq, tinggal di daerah pedesaan. Mereka bergantung pada pertanian untuk penghidupan,” kata FAO.

Lembaga itu menambahkan, membangun kembali 12 juta warga pedesaan ini harus merekonstruksi sektor pertanian. Ladang yang menjadi penopang hidup utama mereka telah hancur akibat perang melawan ISIS.

Pertempuran yang berlangsung selama tiga tahun memaksa para petani di bagian utara dan barat laut Iraq meninggalkan kebun mereka. Ladang mereka pun hancur akibat sengitnya pertempuran.

FAO juga mencatat kerusakan infrastruktur, sumber daya air dan produksi pertanian yang sangat parah di daerah pedesaan. Di samping itu, juga terjadi penjarahan peralatan pertanian dan benih, tanaman pangan dan persediaan yang disimpan, dan hewan peliharaan.

Lembaga PBB itu sudah menyiapkan program berskala besar untuk membantu merehabilitasi sistem irigasi dan layanan peternakan untuk membantu 1,6 juta orang yang tinggal di wilayah ini pada tahun 2018.

Kurangnya curah hujan musim ini semakin merusak sektor pertanian. Kementerian Pertanian Iraq sendiri memprediksi akan kehilangan hingga 30 persen gandum karena kekeringan.

Sumber: elfagr.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

The post Iraq Kehilangan 40 Persen Sektor Pertanian Akibat Perang Lawan ISIS appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Iraq Kehilangan 40 Persen Sektor Pertanian Akibat Perang Lawan ISIS"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close