Berbaik Sangka Kepada Allah

مَنْ عَرَفَ اللّٰهَ أَزَالَ التُهْمَةَ
وَقَالَ كُلُّ فِعْلِهِ بِالحِكْمَةِ

Barang siapa mengenal Allah tidak mungkin berburuk sangka kepada-Nya
Dan berkata, setiap perbuatan-Nya mengandung hikmah
(Asy-Syarif al-Abbasi)

Dalam kenyataan ketika ketika seseorang mendapatkan musibah, apa pun bentuknya, biasanya ia mudah untuk mengeluh atau berkeluh kesah. Seakan-akan dirinyalah yang paling menderita.

Yang lebih parah lagi dia malah menuduh Allah berbuat tidak adil, berat sebelah atau pilih kasih. Ia selalu mempertanyakan mengapa dirinya yang ditimpa musibah, mengapa bukan orang lain saja, dan seterusnya.

Ia tidak pernah menyadari bahwa setiap orang selalu diuji oleh Allah, apa pun bentuk ujian itu. Musibah sebenarnya adalah ujian, kalau kita bisa melewatinya pastilah kebahagiaan akan menanti.

Maka, orang yang mengenal Allah, ketika ditimpa musibah, ia akan lebih sabar. Ia tidak akan berburuk sangka kepada-Nya, sebaliknya selalu berbaik sangka.

Tetap semangat!

2 Februari 2018
Tadarus pagi

Tags: 
Category: 


from Khazanah http://www.konfrontasi.com/content/khazanah/berbaik-sangka-kepada-allah
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Berbaik Sangka Kepada Allah"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close