Amankan Pasangan Mesum, Anggota FPI Klaten Malah Ditahan

KIBLAT.NET, Klaten – Empat anggota Front Pembela Islam (FPI) ditangkap polisi usai mengamankan sejumlah pasangan mesum di sebuah hotel di Klaten, Jawa Tengah. Demikian diungkapkan advokat dari Pusat Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI), Aziz Yanuar.

Aziz menceritakan bahwa Laskar Front Pembela Islam (FPI) awalnya melaksanakan aksi sosial dengan membagikan 250 kotak nasi kepada tukang becak, tukang ojek dan kaum dhuafa di sekitar Alun-alun Klaten pada hari Jum’at (22/12/2017). Setelah itu, laskar berinisiatif untuk melakukan monitoring di Hotel Srikandi, Klaten.

“Sudarno atau yang akrab disapa ustadz Sulis, salah seorang anggota FPI bersama beberapa rekannya usai menggelar aksi sosial Sedekah Jum’at tersebut, berinisiatif melaksanakan aksi amar ma’ruf nahi munkar, berupa monitoring (pemantauan) di Hotel Srikandi, Klaten, Jawa Tengah di hari yang sama,” katanya kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Rabu (13/02/2018).

Dalam aksi monitoring itu, enam pasangan mesum, di mana salah satunya diduga oknum polisi berhasil diamankan lalu diserahkan kepada pihak kepolisian. Aziz menuturkan, tidak ada tindakan anarkis, ancaman dan kekerasan apapun dalam aksi itu. Pasca kejadian, ustadz Sulis dipanggil polisi untuk dimintai keterangan.

“Sebagai bentuk kepatuhan terhadap hukum, ustadz Sulis diminta datang ke Polsek Prambanan untuk dimintai keterangan terkait monitoring di Hotel Srikandi. Ia bersedia mendatangi Polsek dan diperiksa sejak pukul 22.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB, Sabtu (23/12/2017) dini hari,” ungkapnya.

“Usai diperiksa mereka pun sempat diberi arahan Kapolsek Prambanan dan diperbolehkan pulang, sehingga dianggap masalah tersebut telah selesai,” lanjut Aziz.

Pada malam hari yang sama, Laskar FPI bersama berbagai Ormas Islam gabungan seperti KOKAM, FJI, FKAM, FUI dan lain-lain kemudian melakukan aksi monitoring lain terhadap Geng Motor Klitih yang sangat meresahkan masyarakat.

“Naasnya, ustadz Sulis yang saat itu ikut tengah melakukan monitoring geng motor bersama ormas-ormas Islam lainnya, justru tiba-tiba ditangkap pihak aparat kepolisian, persis di depan Gedung Pemda Klaten dan langsung dibawa ke Polres Klaten,” ungkap Aziz.

Aziz mengatakan, ustadz Sulis ditangkap beserta tiga anggota laskar FPI. Hingga saat ini mereka masih dalam tahanan. “Ustadz Sulis dan ketiga laskar FPI lainnya ditangkap lantaran laporan dari Hotel Srikandi dengan dugaan melanggar pasal 335 tentang perbuatan tidak menyenangkan,” tambahnya.

Ia sangat menyesalkan tindakan yang diambil oleh pihak kepolisian tersebut. “Peristiwa ini adalah yang kesekian kalinya, Laskar FPI yang berupaya ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), justru dikriminalisasi dan dijebloskan ke penjara,” lanjutnya.

Sudah lebih dari dua bulan Laskar FPI tersebut ditangkap dan belum dibebaskan. Atas tindakan itu, Aziz mengatakan Lembaga Bantuan Hukum Front Pembela Islam akan melakukan upaya-upaya hukum, diantaranya pra peradilan dan penangguhan penahanan.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

The post Amankan Pasangan Mesum, Anggota FPI Klaten Malah Ditahan appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Amankan Pasangan Mesum, Anggota FPI Klaten Malah Ditahan"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close