Semangat Jihad Semakin Membara 1890 – 1895 (47

Episode 30

Perang Batak Usai Perang Imam Bonjol

 

Bagian Pertama

 30

 

Dalam pengajian pengisian ruhani, dimana amunisi perang jihad tak pernah kosong dari fatwa para ulama yang membangkitkan semangat setiap Muslim Aceh menyambut fitnah besar yang menimpa Aceh saat ini.

“ Jihad telah dibangkitkan oleh kedatangan kaphe-kaphe Belanda di tano Aceh. Mengapa ada kata kaphe-kaphe dan mengapa ada kata Mujahidin? Kaphe, atau kafir dalam Melayu adalah sebuah sikap yang bertolak belakang dengan apa yang diperintahkan Tuhan. Sebagai contoh, Allah memerintahkan agar setiap manusia mengesakanNya, tapi orang-orang mendua (syirik) kanNya, bahkan meng-tigakan atau lebih dari itu. Tuhan sendiri memberikan pesan sangat penting dari seorang ahli hikmah Lukmanul Hakim.Dan (Ingatlah) ketika Luqman Berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (QS.Luqman [31]: 13)”Ujar Syekh Al-Fonso bangsa Aceh keturunan Portugis yang berjuang membela panji-panji islam di tano Aceh.

Bila Alfonso yang datang ke kota Mekah melihat perayaan Haji, maka ia ditakdirkan Allah menjadi ulama dan kembali pulang ke Aceh berada di belakang putra – putri Aceh mempertahankan bumi Aceh danbangsa Aceh dari kezaliman kaphe-kaphe Belanda.Tapi bila Snouck Hurgronje yang datang ke Mekah menyaksikan perayaan Mekah (begitu istilah Snouck tentang penuaian ibadah haji setiap tahun) maka ia ditakdirkan Allah menjadi peneliti melihat kelemahan-kelemahan umat islam, agar mudah ditundukkan dan dikuasai.

Syekh Al-Fonso kemudian melajutkan: “Inilah pembuktian bahwa kemusyrikan kaphe-kaphe Belanda itu adalah kezaliman yang besar. Jika seseorang telah mensyirikkan Allah dengan sesuatu yang tak sepadan denganNya,maka ia dengan gampang membunuh, merampok, berzina, berjudi, menjajah dan lain sebagainya.Inilah pesan Cik DItiro kepada anak dan keluarga dan orang Aceh yang mengelilingi beliau sewaktu sakit sebelum wafatnya.”

Dengarkan wahai jamaah Tarekat bangsa Aceh sekalian: “Pada sisi lain CIk Pantekulu mengatakan bahwa seburuk-buruk perbuatan (akhlak) adalah menyekutukan Allah dengan selainNya yang tak layak disandingkan dengan kemuliaan dan kebesaranNya. Simaklah bagaimana Lukmanul Hakim memberi 10 nasehat untuk anak-anaknya

1. Nasihat Agar Tidak Musyrik kepada Allah SWT 2. Nasihat Agar Memegang Teguh Ketauhi 3. Nasihat Agar Mendirikan Shalat4. Nasihat Agar Memiliki Keberanian Memerintah kepada Kebaikan5. Nasihat Agar Memiliki Keberanian Mencegah Kemungkaran 5. Nasihat Agar Memiliki Keberanian Mencegah Kemungkaran 6. Nasihat Agar Bersabar Terhadap Musibah yang Menimpa 7. Nasihat Agar Tidak Bersikap Sombong terhadap Orang Lain 8. Nasihat Agar Tidak Angkuh dalam Menjalani Hidup 9. Nasihat Agar Menyederhanakan Cara Berjalan 10. Nasihat Agar Melunakkan Suara kepada orang yang lebih tua atau orang tua.

Ini bukan hanya ancaman untu korang-orang Musyrik, seorang Muslim sekalipun bila ia bersikap zalim Allah mengancam ketidak bahagiaan baginya hidup di dunia maupun di akhirat. “

Begitulah Syekh Al-Fonso menyimpulkan bahwa kezaliman itu bukan hanya memerangi bangsa lain sebagai kaphe-kaphe Belanda kepada rakyat Aceh.Bila seandainya bangsa Aceh memerangi bangsa Belanda, maka Allah akan berpihak kepada bangsa Belanda.“Dengarkan wahai sekalian jamaah yang hadir malam ini. Kezaliman yang dimaksud juga termasuk rasa dan sikap tidak adil penguasa.Bila penguasa Muslim melakukan ketidak adilan kepada suatu bangsa atau kepada rakyatnya, cepat atau lambat Allah akan menghancurkan penguasa yang tidak adil itu.”

Seusai pengajian yang memenuhi jiwa seluruh tentara mujahidin Aceh itu, maka bergeloralah mereka menuju peraduan atau begitu bersemangat menegakkan shalat di saat malam, dan berdoa, semoga dengan kasih sayang Allah, memenangkan setiap pejuang Aceh terhadap kaphe-kaphe Belanda yang tak tahu jalan yang diridhai Allah serta jalan kebenaran itu.Penjajahan adalah satu bentuk ketidak-adilan yang tengah dijalankan kaphe-kaphe Belanda dan juga termasuk penguasa Eropa terhadap negeri-negeri kaum Muslim di Asia dan Afrika.

********

Sementara Tanah Karo dalam proses pencaplokan oleh kaphe-kaphe Belanda, maka kaphe-kaphe Belanda dengan sikap rakus dan tanpa rasa hati  yang sabar, mencoba pula masuk ke tanah Batak.    Kedatangan kaphe-kaphe Belanda ke tanah Batak yang saat itu dipimpin oleh Sisingamangaraja XII  sebagai ahli waris Sisinga Mangaraja XI yang belum tersentuh kaki tangan kaphe-kaphe Belanda. Daerah ini aman dan damai saja, tanpa banyak pertentangan sampai kaphe-kaphe Belanda datang mengacak-acak dengan segala cara.Sisinga Mangaaja XII yang bergelar Ompu Pulo Batu diwariskan sebagai Raja Batak oleh Sisinga Mangaraja X1 ayah andungnya sendiri yang bergelar  Ompu Sohahuaon.  Banyak yang menuliskan tentang tokoh  yang nama kecilnya Patuan Bosar diyakinkan sebagai seoang Muslim.

Sisingamangaraja (mulai dari Sisinga Mangaraja  1 sampai XII) adalah keturunan seorang pejabat yang ditunjuk oleh raja Pagaruyung(Sumatera barat). Hegemoni kekuasaan Pagaruyung sangat kuat di Sumateram sehingga raja Pagaruyung datang berkeliling Sumatera Utara dan mendudukkan bupati atau wakil raja di berbagai  daerah di Sumatera Utara.

Pada titimangsa   1820 Gubernur Jenderal Inggris di Jawa, yaitu Rafles menulis surat kepada Marsden . Raffles  menjelaskan kepada Marsden bahwa para pemimpin Batak Sisingamangaraja adalah  keturunan Minangkabau. Sebagai bukti di daerah  Silindung ada  sebuah arca batu berbentuk manusia kuno,  yang kuat dugaan dibawa  dari Pagaruyung. Sampaipun ke  awal abad ke-20, Sisingamangaraja terus  mengirimkan upeti secara teratur kepada pemimpin Minangkabau dengan  perantaraan Tuanku Barus yang bertugas menyampaikannya kepada pemimpin Pagaruyung.

Bila dilihat dari segi  kebudayaan, lagu-lagu Minangkabau dan lagu Batak sangat erat kaitannya, disebabkan kedua daerah ini mempunyai lagu-lagu yang suka bersedih dan cenderung meratap.Ada benarnya bila Sisingamangaraja adalah keturunan Minangkabau yang membawa  esensi kebudayaan yang sama walaupun berlainan bahasa. (Bersambung)

Category: 


from Opini http://www.konfrontasi.com/content/opini/semangat-jihad-semakin-membara-1890-%E2%80%93-1895-47
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Semangat Jihad Semakin Membara 1890 – 1895 (47"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close