Rizal Ramli: Indonesia Harusnya Bisa Jadi 'Rice Bowl' Asia Tenggara dan Selatan

KONFRONTASI-Kebutuhan beras akan semakin besar seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia. Karena itu ekonom senior Dr. Rizal Ramli meminta pemerintah segera mengantisipasi dengan melakukan terobosan agar kebutuhan beras tercukupi.

"Kita harus berpikir jangka panjang. Hari ini penduduk kita 263 juta orang, perlu sekitar 46 sampai 48 juta ton beras. Kalau kita lihat tahun 2030 penduduk kita nambah. 100 tahun Indonesia merdeka, tahun 2045, penduduk kita itu 332 juta orang. Itu perlu 12 juta ton ekstra beras lagi," papar Kabulog periode 2000-2001 ini.

Karena itu, dia mengingatkan, tidak ada pilihan kecuali melakukan ekstensifikasi dan mekanisasi di luar Pulau Jawa. Misalnya di Sulawesi Selatan, seperti daerah Pinrang dan Sidrap.

"Kita juga harus kembangkan pertanian skala besar dengan mekanisasi terutama di Sulawesi Selatan, Merauke di Membramo dan sebagian Sumatera," papar Rizal yang pada saat Pemerintahan Gus Dur juga menjabat sebagai Menko Perekonomian.

Untuk menambah 12 ton produksi, katanya melanjutkan, perlu 3 juta hektar lahan tambahan. Kalau dilakukan dengan sistematis, dia yakin, bahkan Indonesia bisa menjadi rice bowl atau mangkok berasnya Asia Tenggara dan Asia Selatan.

"Di masa mendatang pangan itu akan sulit, tidak semua negara punya tanah dan air sebagus Indonesia. Kita ada waktu 5-10 tahun untuk mempersiapkan 3 juta hektar. Indonesia bisa jadi rice bowl-nya Asia Tenggara dan Asia Selatan. Saya mohon maaf kita belum lihat (tantangan dan peluang, red) ini," Rizal Ramli.

Tags: 
Category: 


from Tokoh http://www.konfrontasi.com/content/tokoh/rizal-ramli-indonesia-harusnya-bisa-jadi-rice-bowl-asia-tenggara-dan-selatan
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Rizal Ramli: Indonesia Harusnya Bisa Jadi 'Rice Bowl' Asia Tenggara dan Selatan"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close