Pasukan Assad Tebarkan Gas Beracun di Pemukiman Warga

KIBLAT.NET, Damaskus – Lembaga kemanusiaan Suriah, White Helmets menyatakan bahwa pasukan rezim Assad telah menggunakan gas klorin untuk menyerang di Ghouta Timur.

Menurut keterangan lembaga itu pada Sabtu (13/01/2018), serangan gas klorin tersebut menargetkan daerah pemukiman warga di distrik Duma, Ghouta Timur.

Akibat penembakan gas ini, sejumlah warga yang terkena dampaknya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan perawatan.

Sementara itu, dua orang termasuk seorang anak, tewas dalam tembakan artileri pasukan rezim Assad di beberapa distrik di Ghouta Timur.

Untuk diketahui, klorin memiliki sifat beracun yang digunakan dalam Perang Dunia I. Efek dari gas klorin ini juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, dan mengganggu perjalanan udara.

Dengan menghirup gas klorin atau kontak langsung dengan mata atau kulit, akan mengakibatan sesak pada dada, pengelihatan yang kabur, pusing, pernafasan yang memendek, dan perih pada kulit.

Selain itu, gejala akut yang berhubungan dengan gas klorin akan menghilang setela tiga sampai lima hari, namun membutuhkan berbulan-bulan agar fungsi paru-paru untuk kembali normal. Masalah pernafasan kronis akibat dari gas ini dapat menjadi perhatian yang menganggu kesehatan jangka panjang.

Sumber: Middle East Monitor
Reporter: Dio Alifullah

The post Pasukan Assad Tebarkan Gas Beracun di Pemukiman Warga appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Pasukan Assad Tebarkan Gas Beracun di Pemukiman Warga"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close