Menteri Ryamizard Bertemu Menhan AS Bahas Terorisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu pada Selasa (23/01/2018). Keduanya membahas mengenai stabilitas keamanan di kawasan Asia Pasifik.

Mattis dan Ryamizard menyoroti langkah-langkah untuk menghadapi ancaman terorisme dan radikalisme di kawasan Asia-Pasifik, khususnya kelompok ISIS dan sejenisnya di Filipina, Malaysia dan Indonesia.

Ryamizard mengatakan bahwa Indonesia memiliki sebuah ide yang ia gambarkan sebagai “kerjasama pertukaran intelijen strategis” dengan nama Our Eyes (Mata Kami) untuk mengatasi ancaman terorisme.

Our Eyes pada awalnya dimunculkan pada bulan Oktober 2017. Kerjasama itu juga diibaratkan “mini-interpol” yang melibatkan enam negara ASEAN: Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei, Singapura dan Filipina.

“Jenderal Mattis mengatakan bahwa dia akan membantu (Our Eyes). Saya sangat senang karena AS memiliki peralatan yang lebih canggih. Kami membutuhkan bantuan itu,” kata Ryamizard.

“ISIS Asia berpusat di wilayah kita, masalah ini harus diselesaikan secara tuntas,” lanjutnya. “Untuk mengatasinya, kita perlu mengirim mata-mata. Oleh karena itu, saya membentuk Our Eyes.”

Our Eyes dibuat berdasarkan aliansi intelijen bernama Five Eyes yang beranggotakan Australia, Selandia Baru, Kanada, Amerika Serikat dan Inggris. Sebuah aliansi mata-mata yang berasal dari Perang Dunia II.

Pada tahun 2013, Edward Snowden mengumbar dokumen bahwa Five Eyes bertanggung jawab atas pertukaran informasi sensitif di negara masing-masing yang melanggar undang-undang informasi intelijen.

Ryamizard mengatakan bahwa ide tersebut akan melibatkan unsur-unsur “kerja sama dalam jaringan pertahanan, militer dan intelijen.”

“Konsep ini murni kerjasama untuk mengatasi ancaman terorisme dan radikalisme di kawasan tanpa ada agenda politik di dalamnya,” klaim Ryamizard dalam sebuah pernyataan tertulis.

Di tempat yang sama, Mattis menyampaikan perlunya tindakan untuk mengatasi ancaman terorisme di Asia Tenggara dan Asia Pasifik, termasuk masalah kombatan di Iraq dan Suriah jika nantinya pulang ke negara masing-masing. Dia juga menyatakan bahwa AS sedang mempertimbangkan permintaan Indonesia untuk memasukkan unit pasukan khusus (TNI) dalam upaya kontra-terorisme.

Sumber: Jakarta Post
Redaktur: Ibas Fuadi

The post Menteri Ryamizard Bertemu Menhan AS Bahas Terorisme appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Menteri Ryamizard Bertemu Menhan AS Bahas Terorisme"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close