Masehi dan Hijriah

OLEH: KH. SYARIF RAHMAT

 الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ (يونس:٥)
Artinya: "Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui" (Yunus:5)

Ayat ini secara tegas mengakui adanya 2 macam bulan dan tahun: Bulan yg dihitung berdasarkan perjalanan Matahari (Syams), maka dinamakan dg Syamsiyah. Dan bulan yg dihitung berdasarkan perjalanan bulan (Qamar), maka dinamakan dg Qamariyah. Bahkan pada kesempatan lain Allah menyatakan perbedaan kedua tahun ini melalui firman-Nya:

Surat Al-Kahf Ayat 25

وَلَبِثُوا فِي كَهْفِهِمْ ثَلَاثَ مِائَةٍ سِنِينَ وَازْدَادُوا تِسْعًا،(الكهف:٢٥)

Artinya:"Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi)" (Al Kahfi:25)

Ayat ini - melalui kata  "ditambah  sembilan tahun" -- menyebutkan perbedaan antara Qamariyah dg Syamsiyah yaitu dalam 3 abad selisih 9 tahun. Ini penegasan Allah akan keberadaan tahun "Syamsiyah", bukan hanya Qamariyah.

Kedua tahun itu sudah ada sejak dahulu.  Namun Syamsiyah dihitung ulang dari angka 1 dari hari kelahiran Nabi Isa Al Masih, maka sejak saat itu Syamsiyah dikenal dg sebutan Masihiyah atau Masehi disingkat "M". Hingga kini berusia 2017 tahun. Karena kebodohannya orang2 menisbatkan tahun ini kepada kekristenan. Adapun Qamariyah dihitung ulang mulai angka 1 sejak Hijrah Nabi Muhammad SAW, maka sejak saat itu Qamariyah dikenal dg swebutan "Hijriyah" disingkat dg "H". Hingga kini berumur 1438 tahun. Karena fanatik buta orang2 menisbatkan tahun ini kepada kislaman. Padahal Bulan dan Matahari tidak punya Agama. Hanya keduanya memang berhubungan dg amaliah Agama. Bulan dikaitkan dg Puasa dan Haji. Tapi Shalat Zhuhur dan Ashar bahkan buka puasa ditentukan oleh perjalanan Matahari.

Kedua benda langit (Bulan dan Matahari) adalah ciptaan Allah. Kedua tahun (Qamariyah dan Syamsiyah) juga ciptaan Allah. Bersyukur dan berdo'a memasuki kedua tahun itu hakekatnya mensyukuri nikmat Allah. Maka barangsiapa menganggap sesat penyambutan datangnya tahun baru Syamsiyah atau Masehi, sejatinya dia tidak sadar telah menduakan Allah karena menganggap (Tahun) Matahari bukan ciptaan Allah.

Maka, waspadalah jangan sampai kita kufur tanpa terasa. Di atas segalanya, bila tidak tahu, diam lebih bermakna. Hasbunallah. 

Tags: 
Category: 


from Khazanah http://www.konfrontasi.com/content/khazanah/masehi-dan-hijriah
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Masehi dan Hijriah"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close