Hoax Terbesar di Era Milenial: Pertanian Indonesia Makin Berjaya

Oleh: Salamuddin Daeng

LUAR BIASA era reformasi ini, dengan Undang Undang yang tumpang tindih, birokrasi kocar kacir, peraturan yang acak acakan, tapi pertaniannya maju pesat.

Bayangkan jumlah produksi padi indonesia mencapai 79,1 juta ton, meningkat 52 % dibandingkan dengan produksi padi pada akhir orde baru 1998 sebanyak produksi padi 51,8 juta ton.

Padahal orde baru begitu giat mengatur pertanian, perencanaan melalui Repelita, menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas sepanjang orde baru, disertai dengan subsidi, insentif dan kredit murah yang besar.

Sementara era  reformasi subsidi dicabut, kredit murah bagi petani dihapus, harga padi hancur setiap musim panen. Tapi produksi naik 52 persen lebih.

Padahal petani setiap 10 tahun berkurang 5 juta orang. Dalam dua puluh tahun reformasi berkurang 10 juta orang. Petani berkurang bertransformasi menjadi TKI. Namun ternyata berkurangnya petani justru produksi padi malah meningkat pesat.

Sekarang produksi 79,1 juta ton. Jika dibagi dengan 26 juta  petani saat ini maka setiap rumah tangga petani (dengan asumsi 4 orang per rumah tanga) mendapatkan 11 ton. Hal yang sangat luar biasa di era reformasi adalah setiap rumah tangga petani penguasaan lahannya hampir 2 hektar per rumah tangga. Karena hanya dengan lahan 2 hektar bisa menghasilakan 11 ton.

Sementara sepanjang orde baru penguasaan lahan per rumah tangga petani hanya 0,2 hektar per petani. Tingkat penguasaan lahan petani yang luas ini adalah kejadian paling hebat yang pernah terjadi sepanjang sejarah Indonesi.  Kalau tidak seluas itu, maka jangan jangan sebagian produksi padi di era reformasi dihasilkan oleh jin?.[***]

Category: 


from Opini http://www.konfrontasi.com/content/opini/hoax-terbesar-di-era-milenial-pertanian-indonesia-makin-berjaya
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Hoax Terbesar di Era Milenial: Pertanian Indonesia Makin Berjaya"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close