Harapan dan Doa Seorang Junior Untuk Cabup Bursah Zarnubi

Oleh: Karman BM*

Ini saya tulis di sela sela perjalanan di Lombok, sambil liat medsos banyak aktifis mahasiswa buat status tentang Bang Bursah Zarnubi.

Saya jumpa pertama kali dengan bang Bursah Zarnubi saat saya masih semeseter dua atau tiga. Masih jadi aktifis BEM STAI Publisistik Thawalib Jakarta. Bang Bursah menyapa saya dengan pertanyaan perkenalan nama saya siapa asal dan lain lain. Sebagai senior Bang Bursah tak canggung menyodorkan saya minuman langsung dengan tangannya. Sembari bercerita pengalamannya sebagai aktifis mahasiswa. Sesekali menyebut nama2 besar seperti Bung Karno, Hatta, Syahrir dan kadang mengutip pikiran pikiran Ali Syariati.

Syahdan pertemuan saya waktu itu, BZ sedang pimpin partai Islam. Saya memahami beliau harus bawa bawa nama tokoh besar karena sedang berbicara dengan anak mahasiswa. Supaya terbangun idealisme pada mahasiswa seperti saya. Dan belakangan saya sering menyaksikan langsung bagaimana Bang Bursah juga menerima mahasiswa baru yang mau silaturrahmi dengannya, tanpa ada rasa canggung dan sekat antar senior junior, tua dan muda seperti saya dulu.

BZ bagi saya sosok yang humanis, sangat ‘aware’ dan ‘care’ dengan siapapun apalagi pada kawan-kawan aktifis pergerakan.

Loyalitas pada hubungan perkawanan yang di bangun sejak aktif di pergerakan mahasiswa sampai saat ini menurut saya adalah modal terbesar dan hal yang paling bernilai dari BZ.

Terbukti tanpa kesulitan yang berarti dan tanpa mahar politik yang besar seperti sedang heboh saat ini, Bang BZ sejak awal ingin maju lewat jalur perseorangan di Kabupaten Lahat Sumatera Selatan kampung halamannya kini di dukung oleh Golkar, PAN dan PKB dengan total 11 Kursi DPRD.

Kisah hidupnya sebagai seorang pemuda yang merantau ke ibukota adalah kisah perjuangan sebagaimana orang orang besar lainnya. Kesulitan adalah sesuatu yang harus di akrabi.

Sewaktu kuliah, BZ bergabung dengan HMI. Organisasi kemahasiswaan Islam terbesar pada zamannya. Namun BZ seperti yang beliau sering ceritakan, memilih langkah politik di luar mainstream HMI waktu itu. Yaitu memilih jalan Anti Soeharto. Tak heran jika pencalonan dirinya sebagai ketua umum PB HMI kandas.

Setelah kandas di PB HMI semangat aktifis Bang Bursah tetep bergelora dan menyala nayala. Masih melakujan advokasi isyu publik melalui Lembaga barunya, HUMANIKA. Namun kini sudah beda, BZ tidak ansih aktifis, Beliau juga mulai perluas spektrum artikulasi dirinya. Beliau masuki dunia Wirausaha.

BZ muda sempat jual beli pakaian dari jakarta, kemudian di jual di kampungnya. Manajemen bisnis pada dirinya nampak bagus dan dilirik oleh bos bos di jakarta. Sehingga ia dikasih kesempatan untuk seleksi dan terpilih menjadi direktur salah satu perusahaan forex di Bursa Efek Jakarta.

Setelah reformasi kembali ke Politik praktis dan terpilih menjadi anggota DPR dan menjadi ketua Umum PBR pada tahun 2005 – 2013.

Dari semua perjalan hidup dan karir politik di tingkat nasional yang telah mencapai puncak ketika memimpin PBR kini bang BZ memilih pulang kampung untuk membangun daerahnya.

Sebuah keputusan yang tidak lazim dan tidak populer di kalangan aktifis dan politisi.

Namun saya yakin Komitmen dan kecintaannya pada republik ini membuatnya ingin selalu berkiprah. Saya menduga Menjadi Bupati bukanlah cita-citanya, bagi bang BZ itu adalah panggilan sejarah untuk ikut mengabdi bagi Masyarakat di daerahnya.

Bagi masyarakat Lahat Sumatera Selatan, ini adalah kesempatan langka. Hadirnya BZ uldi tengah suksesi kepemimpinan 2018 ini adalah anugerah yang harus diambil. Lahat akan dipimpin oleh Tokoh    yang memiliki pengalaman banyak, visi besar, berjejaring luas nasional dan internasional. Yang dengan itu Lahat 5 tahun ke depan bisa lebih maju dan sejahtera.

Selamat berjuang bang BZ, kami semua akan berbaris rapi, mendoakan dan mendukung perjuangan abang.

*Direktur Eksekutif Al Mentra Institute

Category: 


from Opini http://www.konfrontasi.com/content/opini/harapan-dan-doa-seorang-junior-untuk-cabup-bursah-zarnubi
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Harapan dan Doa Seorang Junior Untuk Cabup Bursah Zarnubi"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close