BK DPD RI Benarkan Sanksi Pemberhentian Sementara Arya Wedakarna

KIBLAT.NET, Jakarta- Anggota Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah, Dr H Dedi Iskandar Batubara menyatakan bahwa sanksi berupa surat pemberhentian sementara terhadap anggota DPD dapil Bali, Arya Wedakarna memang benar adanya. Ia menegaskan bahwa surat tersebut ditandatangi oleh dirinya dan almarhum AM Fatwa.

Hal itu disampaikannya kepada penyidik dari Ditkrimsus Polda Bali pada Senin pagi (08/01/2018) di Denpasar. Ia diperiksa sebagai saksi pelapor, terkait kasus yang ujaran kebencian yang menjerat Arya Wedakarna.

“Saya tadi diminta untuk menjelaskan saja selaku anggota DPD dan pimpinan Badan Kehormatan, yang menjelaskan tugas-tugas kewenangan DPD, tugas kewenangan Badan Kehormatan, memastikan bahwa betul tidak ada surat keputusan no 3 tahun 2017, seputar itu saja,” jelasnya.

Baca: Polisi Periksa BK DPD RI, Konfirmasi Pemberhentian Arya Wedakarna

Selama lima jam penyidik meminta keterangan kepada Dedi Iskandar Batubara berkenaan status jabatan Arya Wedakarna. Ia mulai diperiksa sejak pukul 08.30 WITA sampai dengan 14.15 WITA.

“Penyidik menanyakan itu kepada saya. Saya kita memang wajar kalau penyidik menanyakan hal itu kepada saya kan. Memastikan tentang benar tidak keputusan DPD berkaitan dengan pemberhentian sementara itu. Dan saya sudah sampaikan keterangan saya dan penjelasan saya secara konprehensif di hadapan penyidik,” ujarannya kepada Kiblat.net.

Ia menambahkan, “Surat itu ada, di tahun 2017 kemarin, surat keputusan BK/N0. 3. Yang menandatangani saya dan bapak AM Fatwa almarhum, sebagai pimpinan Badan Kehormatan DPD saat itu.”

Baca: Dugaan Penodaan Agama Arya Wedakarna, Polisi Minta Keterangan MUI Bali

Ia mengungkapkan, surat Putusan BK DPD RI No. 3 Tahun 2017 itu dikeluarkan setelah melalui proses yang panjang. Putusan itu lahir atas rekomendasi dari tim pencari fakta, kelompok khusus yang ditugaskan untuk mengumpulkan bukti.

Tim pencari fakta turun ke lapangan mengumpulkan bukti-bukti, menggali berbagai informasi, kemudian dilakukan analisis dan kajian mendalam terhadap temuan di lapangan. Kemudian, hasilnya disampaikan dalam rapat pleno Badan Kehormatan. Hasil rapat pleno itulah yang kemudian memutuskan untuk melakukan pemberhentian sementara terhadap Arya Wedakarna.

Dedi menegaskan bahwa surat pemberhentian Arya Wedakarna memang benar adanya dan sudah ditandatangani oleh pimpinan BK DPD. Kendati demikian, surat itu belum diberlakukan lantaran ada sejumlah kendala terkait perpindahan kepemimpinan di internal DPD.

Baca:  Soal Postingan Penolakan dan Foto UAS, Begini Kata Arya Wedakarna

“Jadi surat keputusan itu memang diterbitkan oleh Badan Kehormatan setelah melalui proses yang cukup panjang saat itu. Jadi memang pernah ada surat itu tapi memang belum dilaksanakan,” ujarnya.

Menurutnya, tak ada yang keliru dengan surat putusan tersebut. Pasalnya, putusan dikeluarkan sesuai dengan tata tertip dan tata beracara. Selain itu, sebelum munculnya surat pemberhentian sementara, pihak BK telah melakukan tahapan sanksi berupa teguran secara lisan dan tertulis.

“Waktu itu ada problem atau persoalan internal di DPD. Itu kan soal pemilihan pimpinan. Kebergantian kepimpinan di DPD. Jadi waktu itu beriringanlah, waktunya hampir berdekatan. Sehingga pimpinan yang baru kemudian mempertimbangkan untuk menunda terlebih dahulu pemberlakuan sanksi pemberhentian sementara terhadap anggota DPD saudara AWK,” papar Dedi.

Baca:  Terjerat Kasus Persekusi UAS, Arya Wedakarna: Saya Pendukung Militan Pak Jokowi

Kendati demikian, pihak Arya sempat membantah adanya putusan tersebut. Kepada Kiblat.net beberapa waktu lalu, ia menuturkan bahwa putusan berkenaan pemberhentian sementara atas dirinya adalah kabar palsu. Akan tetapi, Dedi menegaskan bahwa surat itu memang benar adanya, tetapi belum berlaku.

“Oh gak, saya masih bertugas. Masih aman-aman saja. Itu hoaks, yang dicantumkan oleh beberapa pihak itu hoaks. Saya masih bertugas sebagai anggota DPD. Itu berita hoaks. Kalau beredar itu berita hoaks,” ungkap Arya Wedakarna.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Jon Muhammad

The post BK DPD RI Benarkan Sanksi Pemberhentian Sementara Arya Wedakarna appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "BK DPD RI Benarkan Sanksi Pemberhentian Sementara Arya Wedakarna"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close