Sikap Wali Kota Surakarta Abaikan Fatwa MUI

KIBLAT.NET, Solo- Humas Dewan Syariah Kota Surakarta, Endro Sudarsono mengatakan bahwa laporan DSKS terhadap Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo ke Komnas HAM bertujuan agar hal tersebut tidak terulang lagi.

“Tujuannya jelas, agar hal ini untuk tidak dilanggar kembali, baik dari pihak tertentu atau individu,” ungkapnya di Kantor DSKS, Laweyan, Surakarta pada Jumat (29/12/17).

Ia menambahkan, hal tersebut dilakukan karena menurutnya pernyataan dan sikap yang diberikan Wali Kota Surakarta telah menyinggung umat Islam. Terlebih, lanjutnya, dalam ajaran Islam mengucapkan “selamat natal” kepada selain agama Islam adalah haram hukumnya.

Hal tersebut juga tertera dalam fatwa MUI yang berdasarkan keputusan fatwa Majelis Ulama Indonesia provinsi Jawa Timur pada No. Kep-2 /SKF-MUI/JTM/XII/2014 tertanggal 22 Desember 2014.

“Karena hal ini menyinggung umat Islam, selain itu juga jelas hal itu diharamkan oleh Islam,” katanya.

Perlu diketahui pada hari Kamis tanggal 21 Desember 2017, bertempatan di komplek Balai Kota Surakarta telah dilaksanakan apel pagi yang dipimpin oleh FX Hadi Rudyatmo selaku Wali Kota Surakarta dengan peserta dari organisasi perangkat daerah. Pada saat apel pagi tersebut, Walikota Surakarta mendikte peserta apel pagi lalu peserta apel pagi menirukan Walikota Surakarta untuk mengucapkan selamat Natal dan tahun baru 2018.

Hal tersebut, berdasarkan bukti video yang bersumber dari akun Facebook Pemerintah Kota Surakarta yang diupload pada tanggal 23 Desember 2017 pukul 17.54 WIB. Nampak bahwa peserta apel pagi ada yang beragama Islam terlihat pada peserta apel pagi yang berkerudung.

Reporter: Reno A
Editor: Syafi’i Iskandar

The post Sikap Wali Kota Surakarta Abaikan Fatwa MUI appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Sikap Wali Kota Surakarta Abaikan Fatwa MUI"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close