Pelaku Politik Uang KAHMI Pantas Mundur

Kami mentang politik uang di KAHMI.

Sangat memalukan, Alumni HMI yang seharusnya penegak insan akademis dan kebenaran Ilahiah, ternyata telah berbuat tercela. Politik uang hanya untuk jabatan Presidium.

Bukti-bukti sudah berserakan bahkan nama2 pelaku politik uang beredar di medsos hari penutupan Munas Kahmi di Medan. Sudah tidak perlu lagi dibutuhkan data politik uang itu. Jika, tidak percaya dan masih meragukan, tanya saja sama Mantan Ketua PB HMI Yayat Biaro. Yayat tegaskan di medsos, dia punya bukti dan saksi, siap memberikan kesaksian ke Dewan Etik Kahmi pimpinan Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Etik KAHMI pada 22 Nopember di Jakarta telah mengakui, ada politik uang di Munas KAHMI dalam pemilihan Presidium. Jusuf Kalla menyatakan hal itu di suatu pertemuan dengan beberapa tokoh senior dan pimpinan Kahmi. Tidak penting berdebat lagi dan mempertanyakan apakah betul ada politik uang itu. Buat habis enerji dan hanya untuk ngeles dari masalah sebenarnya. Dewan Etik KAHMI tinggal beri sanksi kepada para pelaku politik uang itu. Jangan lama-lama lagi. Biar cepat selesai. Masalah umat dan negara sudah menunggu untuk diselesaikan. Eh…eh…ehh

Saya sangat setuju tentang kesimpulan pertemuan sejumlah Tokoh KAHMI di Resto Aljazeera Jakarta beberapa hari lalu. Mereka menuntut agar para Pelaku politik uang Presidium mengundurkan diri. Para pelaku politik uang ini tidak layak secara moral perjuangan menjadi anggota Presidium. Harus tahu diri donk !!! Jangan buat generasi muda jadi pecundang seperti pelaku politik uang ini.

Kepada Kakanda Jusuf Kalla, Saya menuntut agar bersikap negarawan dan tegas menegakkan moralitas perjuangan di Kahmi. Segera batalkan hasil pemilihan Presidium di Medan. Putuskan juga diadakan pemilihan ulang Presidium KAHMI di Jakarta. Jangan korbankan generasi muda hanya untuk melindungi kelakuan amoral segelintir orang. Terima kasih. Kami menentang politik uang di KAHMI.


Rijal Ijal Kobar

Category: 


from Opini http://www.konfrontasi.com/content/opini/pelaku-politik-uang-kahmi-pantas-mundur
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: