Mayoritas Orang Palestina Ingin Mahmoud Abbas Mundur Jadi Presiden

KIBLAT.NET, Jalur Gaza – Sekitar 70 persen orang Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki Israel ingin Presiden Mahmoud Abbas segera mengundurkan diri. Demikian menurut sebuah survei baru oleh Pusat Penelitian Kebijakan dan Survei Palestina yang dilakukan pada tanggal 7-10 Desember.

Dikutip dari Middle East Monitor, Rabu (13/12/2017), survei tersebut dilakukan di wilayah Palestina yang diduduki, tak lama setelah keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Al-Quds (Yerusalem) sebagai ibu kota Israel. Tuntutan atas pengunduran diri Abbas naik tiga poin dari bulan September.

Peringkat kepuasan Abbas juga telah turun satu poin menjadi minus 35, dengan hanya 31 persen puas dengan kinerjanya, dibandingkan dengan 66 persen yang tidak puas.

Ketika ditanya tentang siapa yang harus menggantikan Abbas, 35 persen memilih untuk Marwan Barghouthi, 22 persen akan memilih Ismail Haniyeh, sementara Mohammad Dahlan menarik dukungan hanya tujuh persen dari orang Palestina (15 persen di Gaza dan satu persen di Tepi Barat).

Berkenaan dengan persatuan nasional, 38 persen orang Palestina di negara tersebut merasa puas dan 55 persen tidak puas dengan kinerja pemerintah rekonsiliasi. Lima puluh persen optimis dan 45 persen pesimis tentang keberhasilan rekonsiliasi; tiga bulan lalu, optimisme mencapai 31 persen dan pesimisme mencapai 61 persen.

Sekitar 81 persen orang Palestina di wilayah Palestina yang diduduki menginginkan pemerintah rekonsiliasi untuk membayar gaji pegawai sipil dari pemerintah Hamas sebelumnya, sementara hanya 14 persen yang tidak melakukannya. Jumlah yang sama (81 persen) menginginkan pemerintah rekonsiliasi untuk membayar gaji pegawai sektor keamanan dari mantan pemerintah Hamas.

Sehubungan dengan seruan Abbas untuk “satu pemerintahan, satu senjata”, hanya 22 persen dari mereka yang melakukan polling mendukung pembubaran sayap bersenjata faksi Palestina di Jalur Gaza, sementara 72 persen menginginkan kelompok bersenjata tersebut bertahan.

Mengenai perubahan kebijakan Trump di Yerusalem, mayoritas orang Palestina (45 persen) percaya bahwa “tanggapan Palestina yang paling tepat” adalah menghentikan semua kontak dengan pemerintah AS, mengajukan keluhan resmi ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC) dan menggalakkan sebuah intifada bersenjata.

Dua puluh tujuh persen ingin mengakhiri kontak, mengajukan pengaduan ke ICC, dan “perlawanan tanpa kekerasan”. Dua belas persen menginginkan Otoritas Palestina untuk hanya mengecam langkah AS dan menghentikan kontak dengan kebijakan Trump, sementara 12 persen lainnya hanya menginginkan hukuman lisan.

Sejumlah besar orang Palestina (44 persen) percaya bahwa perlawanan bersenjata adalah cara paling efektif untuk membangun negara Palestina, 27 persen berpikir bahwa negosiasi adalah cara yang paling efektif, dan 23 persen berpikir bahwa perlawanan tanpa kekerasan adalah yang paling efektif. Tiga bulan lalu, 35 persen mengindikasikan bahwa perlawanan bersenjata adalah jawabannya dan 33 persen berpihak pada negosiasi.

Sementara kebanyakan orang Palestina percaya bahwa kebijakan Trump tidak akan mengajukan rencana untuk perdamaian Israel-Palestina, 86 persen percaya bahwa rencana semacam itu “tidak akan memenuhi kebutuhan Palestina untuk mengakhiri pekerjaan dan membangun sebuah negara”. Meskipun demikian, 49 persen berpikir Abbas mungkin menerima rencana perdamaian Amerika jika memang diajukan kepadanya, sementara 42 persen percaya bahwa dia tidak akan menerimanya.

Mengenai kepercayaan publik terhadap peran dan posisi negara-negara Arab utama dalam proses perdamaian dan upaya AS untuk mengembangkan kesepakatan regional dalam konteks perdamaian Palestina-Israel, 82 persen orang Palestina di wilayah pendudukan mengatakan bahwa mereka tidak mempercayai peran Saudi, 75 persen tidak mempercayai peran Uni Emirat Arab, dan 70 persen tidak mempercayai peran Mesir.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

The post Mayoritas Orang Palestina Ingin Mahmoud Abbas Mundur Jadi Presiden appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Mayoritas Orang Palestina Ingin Mahmoud Abbas Mundur Jadi Presiden"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close