Makna Albert Einstein bagi Kehidupan Rizal Ramli

KONFRONTASI- Rizal Ramli sudah yatim piatu sejak usia 6 tahun. Orang tuanya tidak banyak meninggalkan warisan untuk Rizal, kecuali kebiasaan membaca buku. Warisan inilah yang kemudian membawanya berkenalan dengan tokoh fisika terhebat abad 20, Albert Einstein.Kagum akan kejeniusan Einstein, Rizal pun bercita-cita menjadi seorang ahli fisika terbaik di Indonesia. Itulah mengapa ia sempat menjadi seorang mahasiswa di jurusan Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) kendati ia tak menyelesaikan studinya tersebut. Meski demikian, keputusan itu tidak membuat Rizal berhenti menjadi pengagum Einstein.

Patung Albert Einstein seolah menyambut kedatangan tim kumparan (kumparan.com) di rumah kediaman Rizal Ramli. Patung itu terletak di salah satu meja kecil di ruang tamu dan wajahnya menghadap pintu masuk.

Rizal, yang pernah menjabat selama setahun sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman di era pemerintahan Jokowi, memiliki sebuah rumah asri di bilangan Mampang, Jakarta Selatan.

Patung Albert Einstein di ruang tamu Rizal Ramli

Di dalam rumah itu, tak hanya terdapat patung Albert Einstein, tapi juga lukisan, gambar, kalender, buku, dan pernak-pernik lainnya yang menampilkan wajah peraih Hadiah Nobel bidang Fisika di tahun 1921 itu.

Koleksi Albert Einstein Rizal Ramli NOTCOVER

Koleksi Gambar Albert Einstein Milik Rizal Ramli (Foto: Dok. Deddy)
Rizal tak pernah menghitung secara persis jumlah koleksi barang terkait Einstein yang ia miliki. Namun ia mengatakan, jumlah buku tentang Einstein yang ia miliki lebih dari 35 dan setiap tahun dirinya menggunakan kalender bergambar Einstein.
“Terus teman-teman saya pun sudah tahu saya dikasih hadiah apa pun nggak tertarik kecuali hadiah terkait Einstein,” ujar Rizal di kediamannya, Jumat (8/12) sore itu.
Sehari sebelumnya, Rizal baru saja mengunggah foto di akun Twitter-nya yang memperlihatkan kegembiraannya. Ia tampak begitu senang karena baru saja mendapatkan hadiah buku dan kaus kaki bergambar Einstein dari seorang kawan yang ia kenal saat berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) dulu.
 
“Saya juga bingung kapan mau pakenya nih. Tapi kapan-kapan saya pake celana pendek, saya mau pake (kaus kaki) ini, mau show off dikit lah,” kata Rizal sambil tertawa.
Mungkin belum banyak yang tahu bahwa lelaki yang menjadi Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri di era pemerintahan Gus Dur itu begitu mengagumi, bahkan menggilai sosok Albert Eintein.
Sejak remaja, Rizal telah mengagumi Albert Einstein. “Asal mula saya senang Einstein itu waktu SMP,” tuturnya.
Semua kekaguman itu berawal dari kebiasaan membaca yang diwariskan oleh mendiang ibunya. Berkat didikan sang ibunda, Rizal sudah bisa baca sejak umur 3 tahun.

Koleksi buku Albert Einstein milik Rizal Ramli

Koleksi buku Albert Einstein milik Rizal Ramli. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
Saat berusia 6 tahun, Rizal berubah menjadi anak yatim piatu. Setelah itu, lelaki yang lahir di Padang itu kemudian tinggal bersama neneknya di Bogor.
“Delapan tahun saya tinggal di Bogor, itu saya kerjanya baca aja. Segala macem dibaca. Dari tempat sewaan buku atau apa saja. Akhirnya habis bacaan bahasa Indonesia, akhirnya saya mulai belajar bahasa Inggris secara otodidak.”
Dari buku-buku berbahasa Inggris yang dibaca, Rizal akhirnya menjumpai buku yang menceritakan sosok Albert Einstein.
“Bahwa ini (Einstein) memang orang hebat. Akhirnya saya ngefans kaya anak muda senang Michael Jackson lah. Kita mulai kumpulin buku dia, foto-foto dia. Dan saya bercita cita ingin jadi ahli fisika top di Indonesia (seperti Einstein),” aku Rizal.

Koleksi buku Albert Einstein milik Rizal Ramli

Koleksi buku Albert Einstein milik Rizal Ramli. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
Semakin lama mengenal Einstein melalui buku-buku yang ia baca, semakin kagumlah Rizal terhadap pria yeng pernah menciptakan Teori Relativitas itu.
“Majalah Time (pada 1999) sebut dia sebagai Manusia Abad Ini, Person of the Century,” kata Rizal.
Rizal mengisahkan Einstein adalah sosok yang memiliki banyak bakat. Tak hanya tekun menggeluti Fisika, Einstein juga menyukai musik dan mahir memainkan beberapa alat musik, salah satunya biola. Einstein memiliki biola kesayangan bernama Lina.

Rizal Ramli sangat mengagumi Albert Einstein

Rizal Ramli sangat mengagumi Albert Einstein. (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
Selain soal musik, Rizal juga ingat salah satu bagian dari kisah hidup Einstein saat menjadi pengajar di Princeton University.
“Ini orang paling pinter di dunia tapi setiap malem dia tidak pernah tau cara jalan ke rumahnya (yang berada) di kampus itu juga,” ujar Rizal.
Einstein yang biasanya pulang dengan bersepeda selalu bertanya kepada satpam kampus mengenai letak rumahnya.
“Kenapa? Karena terlalu fokus dengan sains, dengan fisika. Jadi memang kalo kita belajar fokus, kita enggak boleh inget hal-hal yang tidak penting,” papar Rizal.
Rizal mengibaratkan sikap fokus yang dilakukan Einstein adalah seperti sinar laser. “Cahayanya kecil tapi begitu difokuskan, baja aja tembus,” ucap Rizal.
Beruntung bagi Rizal bisa mengenal Einstein melalui buku-buku yang dibacanya. Dari kisah hidup seorang Einstein, Rizal mendapat banyak pelajaran dan inspirasi.
Category: 


from Tokoh http://www.konfrontasi.com/content/tokoh/makna-albert-einstein-bagi-kehidupan-rizal-ramli
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Makna Albert Einstein bagi Kehidupan Rizal Ramli"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close