Jokowi Berpotensi Gagal Totaldi Pilpres 2019

KONFRONTASI - Peneliti Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendy Harahap mempertanyakan elektabilitas Jokowi yang dianggapnya terjun bebas.

Hasil survei Organisasi Kesejahteraan Rakyat (Orkestra) terhadap nama yang muncul di bursa Capres 2019, menunjukkan Prabowo Subianto dengan elektabilitas 21,9% membayangi Presiden Joko Widodo dengan elektabilitas 24,38%.

“Angka elektabilitas Jokowi 24,38 % di atas menunjukkan angka terjun bebas. Padahal 3 tahun lalu elektabilitas Jokowi sekitar 54 %, setahun kemudian sekitar 50 %, terus terjun rata-rata di bawah 40 %. Kini versi Lembaga Survei ini jauh di bawah yakni hanya 24,38 %,” katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (6/12/2017).

Padahal, Muchtar menilai Jokowi adalah penguasa tertinggi negara yang dicitrakan populis atau merakyat. Dirinya mengatakan dari pengalaman pemilihan langsung di Indonesia, incumbent bisa kembali menang jika elektabilitas terakhir di atas 60 %.

“Jika angka elektabilitas Jokowi tetap dan tidak bisa di atas 60 % menjelang Pilpres 2019, dipastikan akan gagal,” tukasnya.

Lebih ironis lagi, lanjut dia, telah ada tujuh Parpol yang mendukung Jokowi sebagai Calon Presiden pada Pilpres 2019. Namun hal itu menurutnya tidak mampu membendung elektabilitas Jokowi yang terus terjun bebas.

“Padahal sudah didukung parpol seperti Golkar, PPP, Hanura, Nasdem dan lain-lan. Aneh memang!” pungkas Muchtar.[ma/ian]

Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/jokowi-berpotensi-gagal-totaldi-pilpres-2019
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: