Hura-hura Tahun Baru, Zaitun Rasmin: Harusnya Kita Prihatin dengan Kondisi Bangsa

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah (WI) Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin menyarankan kepada masyarakat untuk tidak merayakan malam pergantian tahun 2017 dengan hura-hura. Ia melihat saat ini Indonesia dalam kondisi memprihatinkan.

“Pergantian tahun tidak perlu ada acara yang menggambarkan seolah-olah kita ini seperti dalam kemenangan, cukup dengan muhasabah dan introspeksi diri,” ungkapnya saat dihubungi Kiblat.net, Sabtu (30/12/2017).

“Kondisi negara kita, bangsa kita, umat kita masih banyak yang memprihatinkan, justru kita harus lebih prihatin. Bagi non muslim, anak bangsa, kita juga mengimbau kalaupun mereka sudah terbiasa merayakan dan itu dianggap seremonial yang perlu bagi mereka, kita imbau untuk lebih sederhana,” lanjutnya.

Ustadz Zaitun menekankan, euforia pergantian tahun hendaknya tidak disikapi secara berlebihan karena negeri Indonesia masih dalam kondisi memprihatinkan.

“Banyak masalah-masalah yang belum terselesaikan, yang paling penting dan bagi mereka yang melakukan hal positif ada pengajian ataupun yang lain itu kami dukung. Dan diharapkan mereka bisa menjadi tempat penyaluran keinginan sebagian kaum muslimin untuk ada acara di malam itu,” ungkapnya.

Pengajian yang diselenggarakan di malam tahun baru diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti pesta yang tidak diperlukan. Sebab terkadang seseorang sudah terbiasa mengadakan acara.

“Kalau dikatakan kurang bagus atau dilarang ikut yang seperti itu kadang kita bertanya alternatifnya. Nah pengajian ini bisa menjadi alternatif,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

The post Hura-hura Tahun Baru, Zaitun Rasmin: Harusnya Kita Prihatin dengan Kondisi Bangsa appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Hura-hura Tahun Baru, Zaitun Rasmin: Harusnya Kita Prihatin dengan Kondisi Bangsa"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close