Hadapi Demonstran, Tokoh Syiah Iran Minta Aparat Bersikap Keras

KIBLAT.NET, Mashhad – Seorang tokoh Syiah di kota Mashhad, kota terbesar kedua di Iran, meminta pasukan keamanan melakukan tindakan keras terhadap para demonstran yang memprotes kenaikan harga dan meneriakkan slogan anti-pemerintah.

Polisi menangkap 52 orang dalam aksi demonstrasi pada hari Kamis lalu. Aksi demo kali ini juga dilandasi banyaknya buruh yang di-PHK atau tidak dibayar gajinya.

“Jika aparat keamanan dan penegak hukum meninggalkan para perusuh itu sendiri, musuh akan menerbitkan film dan gambar di media mereka dan mengatakan bahwa sistem Republik Iran telah kehilangan basis revolusionernya di Mashhad,” kata Ayatollah Ahmad Alamolhoda, seperti dikutip kantor berita IRNA, Jumat (29/12/2017).

Video yang diposting di media sosial menunjukkan para demonstran berteriak “Matilah (Presiden Hassan) Rouhani” dan “Matilah pada diktator”. Aksi protes juga diadakan setidaknya di dua kota di timur laut lainnya.

Alamolhoda, wakil Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Mashhad di timur laut, menuding beberapa orang telah mengambil keuntungan dari skdi demonstrasi tersebut untuk meningkatkan slogan-slogan menentang keterlibatan Iran dalam konflik regional.

“Beberapa orang datang untuk mengungkapkan tuntutan mereka, namun tiba-tiba, di antara ratusan orang, sebuah kelompok kecil yang tidak melebihi 50, meneriakkan slogan-slogan menyimpang dan menghebohkan seperti ‘Lepaskan Palestina’, ‘Bukan Gaza, bukan Lebanon, ‘Berikan kehidupan untuk Iran’,” kata Alamolhoda.

Video di media sosial juga menunjukkan para demonstran meneriakkan “Tinggalkan Suriah, pikirkan tentang kita”, mengkritik dukungan militer dan keuangan Iran untuk Presiden Bashar Assad.

Wakil Presiden Eshaq Jahangiri, sekutu dekat Rouhani, menilai bahwa kelompok garis keras presiden mungkin telah memulai demonstrasi tersebut.

“Ketika sebuah gerakan sosial dan politik diluncurkan di jalanan, mereka yang memulainya tentu belum bisa mengendalikannya pada akhirnya,” kata Jahangiri. “Mereka yang berada di belakang peristiwa tersebut akan membakar jari mereka sendiri, mereka pikir mereka akan menyakiti pemerintah dengan melakukan hal itu,” tambahnya.

Sementara itu, kesepakatan yang ditandatangani Rouhani pada tahun 2015 dengan kekuatan dunia untuk mengekang program nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sebagian besar sanksi internasional, belum membawa manfaat ekonomi yang luas.

Pengangguran mencapai 12,4 persen pada tahun fiskal ini, menurut Pusat Statistik Iran. Naik 1,4 persen dari tahun sebelumnya. Sekitar 3,2 juta orang Iran menganggur, dari total populasi 80 juta.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

The post Hadapi Demonstran, Tokoh Syiah Iran Minta Aparat Bersikap Keras appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.:

0 Response to "Hadapi Demonstran, Tokoh Syiah Iran Minta Aparat Bersikap Keras"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas

close