Al Quds Jadi Ibukota Israel, Begini Reaksi Taliban

KIBLAT.NET, Kabul- Imarah Islam Al Islamiyah bereaksi atas pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem atau Al Quds sebagai ibukota Israel. Selain mengecam, Taliban juga mengatakan bahwa AS telah memperlihatkan sosok aslinya.

“Akhirnya, Amerika Serikat telah sepenuhnya menampakan wajah pro penjajahnya dan menyuarakan permusuhan terhadap Islam serta mendukung kebijakan okupasi dan penjajahan di negeri Muslim,” ungkap Taliban seperti dikutip dari laman resmi Alemarah pada Kamis (17/12/2017).

Taliban melanjutkan, “Imarah Islam mengecam keras pengakuan kiblat pertama kaum Muslimin -Baitul Maqdas- sebagai ibukota penjajah Israel oleh presiden Amerika. Kami menilai hal itu bentuk fanatisisme anti-Muslim dan langkah sembrono.”

Taliban melihat apa yang dikatakan oleh Donald Trump sangat berdampak pada kondisi regional Timur Tengah. Selain itu juga membangkitkan kemarahan kaum Muslimin di seluruh dunia.

“Kebuputusan Trump ini akan mengipaskan api konflik di seluruh dunia terutama di Timur Tengah,” tegasnya.

Taliban menambahkan, pernyataan Trump tersebut telah memperlihatkan bukti bahwa Amerika terang-terangan memang terlibat langsung dalam menggusur Muslim Palestina. Membunuh dan menghancurkan nilai-nilai keislaman di sana. Taliban juga mengajak perlawanan dan persatuan kaum Muslimin untuk kembali merebut Al Quds ke tangan Muslimin.

“Imarah Islam menghimbau semua umat Islam dan negara-negara Islam untuk menyatakan solidaritasnya pada Baitul Maqdas dan secara hukum mendukung perlawanan Palestina,” tukasnya.

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Syafi’i Iskandar

 

The post Al Quds Jadi Ibukota Israel, Begini Reaksi Taliban appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: