Al-Quds Dijadikan Ibu Kota Israel, Al-Qaradawi: Apakah Umat Akan Diam atas Kezaliman Ini?

KIBLAT.NET, Amman – Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem (Al-Quds) sebagai ibu kota Israel. Ia juga telah mengumumkan pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat ke kota itu.

Dalam hal ini Dr. Yusuf Qaradawi mengatakan hal itu adalah sebuah kezaliman terhadap umat Islam. Ia mengimbau kepada kaum muslimin agar tidak diam atas kezaliman tersebut.

“Di manakah kaum muslimin? Di manakah dunia Islam yang merindukan Al-Quds? Di manakah umat Islam yang tersebar dari barat ke timur? Mengapa umat tidak bangkit? Mengapa mereka tidak mengatakan ‘tidak’? Umat kami (Islam) tidak mungkin akan diam atas kezaliman ini,” katanya pada Kamis (07/12/2017).

Sebelumnya, ulama kelahiran Mesir itu mengingatkan pentingnya Al-Quds bagi Palestina khususnya dan umat Islam pada umumnya. Ia mengatakan kaum muslimin tidak akan rela Al-Quds menjadi milik Israel.

“Kami tidak menerima status (baru) terkait Al-Quds dan Al-Aqsa, yang menjadi kiblat pertama dan satu dari tidga masjid yang mulia. Ini bukanlah perkara yang remeh temeh,” ujarnya dalam sebuah postingan di akun Twitter pribadi.

“Apa artinya Palestina tanpa Al-Quds?” katanya menekankan.

Sementara itu, kampanye penolakan atas keputusan Presiden AS itu terus bergulir. Keputusan itu dinilai tidak menjadi solusi dari krisis yang melanda Palestina. Sebaliknya, akan membuat kekacauan yang lebih meluas.

Reporter: Ibas Fuadi
Editor: M. Rudy

The post Al-Quds Dijadikan Ibu Kota Israel, Al-Qaradawi: Apakah Umat Akan Diam atas Kezaliman Ini? appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: