Tuntut Viktor Dipecat, Ratusan Massa ‘Kepung’ Kantor DPP Nasdem

Ratusan massa dari berbagai elemen dan aliansi “menyerbu” Kantor DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk menuntut partai Surya Paloh itu memecat Ketua Fraksi Nasdem di DPR, Viktor Bungtilu Laiskodat. (Foto: MNM/Salam-Online)

JAKARTA (SALAM-ONLINE): Ratusan massa dari berbagai elemen dan aliansi “menyerbu’ dan ‘mengepung’ Kantor DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017), sebagai respons dari ucapan Anggota DPR yang juga Ketua Fraksi Nasdem Viktor Bungtilu Laiskodat yang dinilai telah melecehkan Islam.

Aksi dilakukan selepas shalat Jumat. Massa yang bergerak dari Masjid Cut Meutia itu kompak langsung menggeruduk Kantor DPP Nasdem. Di depan Kantor DPP Nasdem, massa meminta partai besutan Surya Paloh tersebut untuk tidak melindungi kadernya. Bahkan Nasdem diminta untuk memecat Viktor.

“Kami minta, Nasdem tidak melindungi kadernya yang melakukan penistaan agama,” ujar salah seorang orator.

Setelah beberapa orang berorasi, akhirnya delegasi pengunjuk rasa diterima masuk ke dalam gedung DPP Partai Nasdem. Namun delegasi menganggap mereka tidak diterima dengan elok.

“Alhamdulilah kami diterima di satu ruangan yang kalau menurut saya layak disebut sebagai gudang karena banyak botol air mineral,” ujar salah satu anggota delegasi yang masuk.

Sampai saat ini Partai Nasdem sendiri belum menindak Viktor atas ‘ujaran kebencian’ yang dilakukannya. Selain itu Viktor juga belum ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri, meski empat parpol (Gerindra, PKS, Demokrat dan PAN) telah melaporkannya ke Bareskrim Polri sejak Agustus lalu.

Sebelumnya, pidato politik Viktor di Kupang, NTT, pada 1 Agustus 2017 lalu, menyebut Partai Gerindra, PKS, Demokrat dan PAN mendukung kelompok yang ingin membuat Indonesia menjadi negara berbentuk khilafah.

Viktor mengatakan partai-partai pendukung khilafah ada juga di NTT. Keempat partai itu, kata Viktor, mendukung ekstremisme tumbuh di NTT.

Dia juga menyatakan, pada situasi nasional, keempat partai tersebut mendukung kaum intoleran. Viktor menuduh di negara khilafah tidak boleh ada perbedaan, semua orang harus shalat.

Bahkan Viktor mengajak untuk membunuh para pejuang khilafah sebelum membunuhi orang yang tidak pro khilafah atau umat non-Muslim. (MNM/Salam-Online)

The post Tuntut Viktor Dipecat, Ratusan Massa ‘Kepung’ Kantor DPP Nasdem appeared first on Salam Online.



from Salam Online /2017/11/tuntut-viktor-dipecat-ratusan-massa-kepung-kantor-dpp-nasdem.html
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: