Tim Sukses Airlangga Hartarto di Golkar Kebanyakan orang Kubu JK? Presiden Jokowi kini Galau?

KONFRONTASI- Para analis dan kalangan politik mengungkapkan, ada kabar dari istana Bogor bahwa Presiden Jokowi merasa ‘’ketipu’’ oleh wakil-wakil DPD-DPD Golkar yang  Kamis ini  menghadap Presiden di Istana Bogor.  Benarkah? Ada gerangan apa?

Di kalangan masyarakat politik dikabarkan  bahwa delegasi DPD-DPD Golkar pro-Airlangga Hartarto menghadap Presiden Jokowi  di Istana Bogor adalah  orang-orang dekat  Wapres Jusuf Kalla, yang kepentingan bisnis dan politiknya jadi ganjalan dan batu sandungan bagi Jokowi  sendiri.

Demikian pandangan  analis  dan masyarakat politik mengenai  pertemuan  delegasi DPD-DPD Golkar menghadap Presiden Jokowi  di Istana Bogor. Sumber politik Golkar menyebut, wakil-wakil DPD-DPD Golkar yang Kamis ini menghadap Presiden di Istana Bogor ternyata kebanyakan orang-orangnya JK.

‘’ Ternyata Tim sukses Airlangga Hartarto (AH) banyak didominasi  Tim Jenggala/markas JK, yang dimotori Ibnu Munzir dan  Muhtarudin dibawah koordinasi Iskandar Manji, politisi tua Golkar,’’ ungkap sumber politik istana . Benarkah?

‘’ Sebetulnya realitas politik itu telah menipu Jokowi sendiri yang ingin kubu JK tak dominan di Golkar  yang rencananya mau  dipimpin Airlangga Hartarto. Sayang Airlangga sangat lemah dan mudah dikendalikan orang-orang kubu JK, apalagi tim sukses AH kebanyakan orangnya Pak JK,’’kata analis politik Reinhard MSc dari the New Indonesia Foundation.

‘’ Kita sudah mendengar  wakil-wakil DPD-DPD Golkar yang Kamis ini menghadap Presiden di Istana Bogor adalah orang-orangnya JK.  Tim sukses Airlangga Hartarto banyak didominasi  Tim Jenggala/markas JK dimotori Ibnu Munzur dan  Muhtarudin dibawah koordinasi Iskandar Manji,’’ ungkapnya.

Menurut peneliti politik Muhamad Muntasir Alwy, Airlangga sangat lemah dan mudah dikendalikan orang-orang kubu JK yang memang mendukung AH. dan menjadikan AH ujung tombak Golkar untuk kepentingan ekonomi-politik kubu JK. ''Jokowi bakal bingung dan makin tersudut,'' ujar alumnus Fisipol UGM itu.

Sumber istana mengakui, Presiden Jokowi  tak menyadari bahwa sosok Wakil Presiden Jusuf Kalla bakal kendalikan Golkar kalau orang-orangnya melingkari Airlangga Hartarto yang didukung JK jadi Ketum Golkar. Sebab, tokoh yang beken disapa Pak JK itu pernah menjadi ketua umum Golkar dan masih memiliki pengaruh kuat. ''Intinya AH sudah dikepung orang-orang JK, Presiden dan Istana  serta Wiranto dan Luhut Panjaitan perlu menyadari hal ini,'' ujar Reinhard.

Dalam hal ini, Sekretaris Jenderal Seknas Jokowi Osmar Tanjung mengatakan,  kubu JK masih kuat dan ada tiga faksi besar di Golkar. Yakni kubu JK, Akbar Tanjung dan Aburizal Bakri.

Menurut Osmar, jika perseteruan elite Golkar makin keras dan tajam maka kepercayaan publik terhadap partai berlambang beringin hitam itu pun akan tergerus. Hanya saja, katanya, selalu ada elite yang diuntungkan dalam situasi seperti itu.

Menurutnya, JK yang saat ini menjadi wakil presiden memang punya peran kuat dan beruntung. Bahkan, Osmar menyebut JK masih memiliki ambisi untuk mengambil alih Golkar.  Namun Osmar juga memiliki kekhawatiran jika kubu JK kembali memimpin Golkar maka Jokowi bakal disandera kubu JK dan elite Golkar.

Karena itu Osmar mengharapkan JK bisa menempatkan diri sebagai negarawan. Dia menyarankan JK memberi kesempatan kepada kader-kader muda Golkar untuk memimpin namun tak dikendalikan JK.  Tapi, ungkapnya, mungkin  Airlangga sudah dikendalikan orang-orang JK. Apa bisa Jokowi mencegahnya? (berbagai sumber)

Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/tim-sukses-airlangga-hartarto-di-golkar-kebanyakan-orang-kubu-jk-presiden-jokowi
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: