Tentara Yaman Bentrok dengan Pasukan Bentukan UEA

KIBLAT.NET, Aden – Sedikitnya enam tentara tewas dan empat lainnya cedera dalam bentrokan antara pasukan Brigade Keempat Pemerintah sah Yaman dan pasukan keamanan bentukan Uni Emirat Arab (UEA) di pelabuhan minyak di kota Brega di provinsi Aden pada Kamis (02/11).

Sumber-sumber lokal yang dilansir Al-Jazeera mengatakan pertempuran tersebut terjadi karena rebutan pos pemeriksaan di pelabuhan minyak, yang dikelola oleh Garda Brigade Keempat. Pasukan dukungan UEA itu berupaya merebut pos penghasil uang itu dari pasukan pemerintah.

Tentara pemerintah menolak menyerahkan pengelolaan pos pemeriksaan tersebut kecuali mendapat arahan dari Komando Militer Keempat. Namun pasukan dukungan UEA merebut paksa pos tersebut dengan kekuatan sehingga meletusnya baku tembak antara kedua pasukan.

Akibat bentrokan tersebut, tiga pasukan pemerintah dan tiga pasukan dukungan UEA tewas. Sementara empat lainnya dari kedua pihak luka-luka. Situasi masih panas antara kedua pasukan.

UEA membuat kekuatan lokal Yaman di wilayah yang dikontrol pemerintah sah untuk memuluskan kepentingannya di Negara yang dilanda konflik tersebut. Tujuannya untuk menguasai fasilitas dan jalur minyak.

Partai-partai politik Yaman sendiri menolak pembentukan kekuatan di luar kerangka tentara dan polisi nasional. Mereka menuntut Presiden Abed Rabbo Mansour Hadi mendukung tentara dan pasukan keamanan nasional untuk melaksanakan tugas mereka dan menyelesaikan pembebasan wilayah. Sehingga, tidak ada formasi keamanan, militer atau pemerintahan lokal di luar kendali pemerintah.

Penolakan ini datang dari partai-partai di Taiz menyusul kabar koalisi Arab di Yaman akan membentuk “Pasukan Keamanan” di provinsi tersebut. Pasukan itu didanai dan bawah komando langsung koalisi. Tak ada campur tangan pemerintah.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

The post Tentara Yaman Bentrok dengan Pasukan Bentukan UEA appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: