Temui Wakil DPR RI, Panitia Reuni 212 Keluhkan Tekanan dari Kepolisian

KIBLAT.NET, Jakarta- Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon dan Fahri Hamzah menjamu tamu dari perwakilan tokoh agama Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, salah-satu audiensi, Muhammad Al Khaththath mengeluhkan tindakan represif aparat kepolisian tentang reuni 212.

“Ya memang kawan-kawan merasakan ada sedikit tekanan dari pihak kepolisian. Misalnya harus digeser ke Istiqlal, tidak boleh di Monas,” ungkap Al Khaththath di Gedung Nusantara III DPR RI, Kamis (30/11/2017).

Menurut keterangannya, tekanan tak hanya diterima oleh panitia saja. Melainkan juga kepada sejumlah pihak yang mengelola tempat yang digunakan sebagai tempat inap peserta reuni.

Pernyataan tersebut juga dikuatkan oleh Ketua Presidium Alumni 212, Slamet Maarif. Pria yang juga juru bicara FPI itu mengatakan bahwa sejak sebulan lalu, telah terjalin kesepakatan antara pihak Asrama Haji Pondok Gede untuk dijadikan lokasi kongres 212.

Namun mendekati H, secara sepihak pengelola Asrama Haji membatalkan kesepakatan itu. Surat pembatalan dikirim melalui e-mail kepada panitia dengan alasan gangguan gardu listrik akibat banjir.

“Akhirnya kami cek kesana, gardu listrik nya gak kena banjir, aman-aman saja, sebagian ruangan juga nyala,” ungkap Slamet heran.

Menurut Slamat, negoisasi sempat dilakukan setelah pembatalan. Namun pihak Asrama Haji tetap tak menerima peserta dan menolak penggunaan genset selama penelenggaraan kongres.

“Aduh maaf kalau saya cuma ikut arahan dari atas,” sambung Slamet, menirukan pernyataan dari pengelola Asrama Haji.

Dalam pertemuan tersebut, panitia kongres 212 juga menyerahkan 5 undangan VIP sebagai peserta kongres kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah untuk sejumlah pimpinan DPR RI.

Reporter: Qoid
Editor: Syafi’i I

The post Temui Wakil DPR RI, Panitia Reuni 212 Keluhkan Tekanan dari Kepolisian appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: