‘Sungguhan atau Pura-pura, Sakit Setnov Harus Dibuktikan’

KIBLAT.NET, Jakarta- Tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto dikababarkan menabrak tiang listrik di kawasan di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan pada Kamis (16/11/2017) malam. Usai kejadian tersebut, Ketua DPR RI ini pun dilarikan ke rumah sakit.

Menurut keterangan pengacara Setnov, Fredeich Yunadi kecelakaan telah mengakibatkan kliennya tak sadarkan diri dan benjolan sebesar bakpau di kepalanya. Dalam hal ini, pengamat hukum pidana, Nasrullah Nasution menegaskan bahwa KPK harus tetap mengontrol Setnov. Meskipun ia dikabarkan sakit.

“Iya harus bisa di buktikan apakah SN pura-pura sakit atau sungguhan. Maka baiknya pengobatanya dilakukan di bawah pengawasan dan supervisi KPK,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Ahad (19/11/2017).

Selain itu, ia juga mengusulkan jika Setnov tetap dijemput paksa oleh tim KPK. Sebab, ini merupakan demi penegakan hukum di Indonesia.

“Demi penegakan hukum baiknya tetap dilakukan (penjemputan paksa.red). Walaupun sekarang posisinya infonya status tahanan, namun dibantarkan,” jelasnya.

Nasrullah juga berharap KPK dalam penegakan hukum ini bisa fokus pada kasusnya, bukan pada kecelakaanya. Menurutnya, pembantaran yang dilakukan sejatinya tidak menyurutkan langkah-langkah untuk mengungkap fakta dugaan tindak pidana korupsi yang dilakulan SN.

“Dan tetap memghormati hak tersangka dalam peroses pemeriksaan,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

The post ‘Sungguhan atau Pura-pura, Sakit Setnov Harus Dibuktikan’ appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: