Pesan untuk Anies Lewat Pantun: Anies Jangan Galak-Galak Seperti Ahok

KONFRONTASI -  Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi berbalas pantun.

Hal itu terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta dengan agenda penyampaian pidato Gubernur terhadap Raperda tentang RAPBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018 2 dan penyampaian visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Masa Jabatan 2017-2022.

Mengawali pidatonya tentang RAPBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018 Anies berpantun soal suasana hatinya yang senang dalam mengikuti rapat paripurna perdana dengan DPRD DKI ini.

"Bang Sandi berlari menyusuri Kali Angke, bang Presetyo bertemu kawan sambil belanja di Pasar Santa, kami senang sekali dapat hadir di DPRD, menyapa seluruh dewan dari kami di Balai Kota," kata Anies yang disambuh riuh dan tepuk tangan di Ruang Paripurna, Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (15/11).

Anies menyatakan bahwa dibandingkan tahun lalu, Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) naik sebesar Rp 77,1 triliun dari yang sebelumnya Rp 76 triliun. Angka ini sebenarnya sudah disetujui oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta. Hal itu menurutnya untuk mewujudkan semua program Pemda DKI. Anies berharap dengan peningkatan anggaran sebesar itu, Kota Jakarta bisa maju, dan masyarakatnya bahagia.

Anies pun kembali melantunkan sebuah pantun saat mengakhiri pidatonya.

"Dari dukuh atas naik trans jakarta, puas berwisata pulangnya ke Pinangsia, ersama seluruh warga ibukota, kita jadikan jakarta maju dan bahagia," tutup Anies.

Usai pidato Anies, Ketua DPRD Prasetyo menutup rapat paripurna agenda pertama yang langsung dibukanya dengan agenda kedua, yakni mendengarkan visi-misi Anies sebagai Gubernur. Tanpa menunggu komandi, Anies langsung mengawali pidato visi-misinya dengan sebuah pantun.

"Bang Sandi bersepatu di Tanah To, bang Prasetiyo memancing ikan di dekat Jembatan Besi, mohon waktu bicara sekali lagi kami paparkan tentang visi misi," ucap Anies.

Anies menyampaikan visi-misinya selama lebih kurang 20 menit. Dalam visi misinya, Anies kembali menyatakan bahwa dia ingin mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju.

Tak mau kalah, saat menutup rapat paripurna, Ketua DPRD Prasetyo pun menyampaikan pantun. Dalam pantunnya, dia berharap agar Anies-Sandi dapat mewujudkan janji-janji dalam visi misi yang disampaikan.

"Bang Anies suka mengaji, Bang Sandi senang berlari. Anies-Sandi sudah janji dalam visi-misi, rakyat tidak sabar agar janji ditepati," katanya yang disambut tepuk tangan hadirin.

"Ada lagi, ondel-ondel budaya Batawi, Jakarta punya pemimpin baru. Gubernur ama DPRD kini udah sehati. Bangun Jakarta lebih maju lagi," lanjutnya.

Terakhir, dalam pantunnya, Prasetyo seakan mengingatkan agar Anies tidak mengikuti jejak pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang kerap marah-marah.

"Buah salak buah kedondong, jangan galak-galak dong," demikian Prasetyo.(KONF/RMOL)

Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/pesan-untuk-anies-lewat-pantun-anies-jangan-galak-galak-seperti-ahok
via IFTTT