Penghayat Kepercayaan Masuk KTP, MIUMI: Berpotensi Suburkan Aliran Sesat

KIBLAT.NET, Solo – Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Pusat, Muhammad Zaitun Rasmin mengkhawatirkan pencantuman aliran kepercayaan di kolom agama KTP/ KK.

Menurutnya, adanya pencantuman tersebut membuat aliran kepercayaan dianggap sebagai agama baru di Indonesia.

“Putusan MK ini sangat mengagetkan, dikhawatirkan bisa memperkuat aliran kepercayaan dan akumulasinya bisa dianggap menjadi agama baru,” ungkapnya seusai silaturahmi dan temu tokoh Muslim Solo Raya di Pondok Pesantren Ta’mirul Islam pada Ahad (19/11/2017).

Ia juga menilai, pencantuman aliran kepercayaan di kolom Agama dalam KTP dapat mempermudah aliran sesat masuk dan merusak masyarakat Indonesia. “Bahkan bisa saja marak aliran sesat,” imbuhnya.

Terkait putusan MK, ia menilai Mahkamah Konstitusi tidak melihat konsensus politik pendiri bangsa yang tertuang dalam UUD 1945. Menurutnya, para pendiri bangsa dahulu menganggap aliran kepercayaan dari masing-masing daerah hanya sementara. Sehingga penganut aliran kepercayaan diharapkan dapat dibina untuk masuk dalam salah satu agama resmi yang diakui oleh negara.

Di akhir, ia berharap DPR RI dan Kemendagri segera memberikan perhatian terhadap putusan MK tersebut.

“Ya mudah-mudahan DPR bisa melihat masalah ini dengan jernih, Kemendagri juga agar tidak buru-buru mengatur putusan ini,” pungkasnya.

Reporter: Reno Alfian
Editor: M. Rudy

The post Penghayat Kepercayaan Masuk KTP, MIUMI: Berpotensi Suburkan Aliran Sesat appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: