Pemburu Koruptor Aktif Kembali Usai Vakum Dua Tahun

KONFRONTASI -  Setelah sempat vakum hampir dua tahun, Tim Terpadu Pemburu Terpidana dan Tersangka Koruptor, bentukan Kantor Menko Polhukam segera mengejar koruptor, yang lama dibuat tidur nyenyak.

“Kita segera memburu mereka lagi, ” tegas Wakil Jaksa Agung Arminsyah yang dihubungi oleh wartawan, di Jakarta, Sabtu (18/11).

Namun, Arminsyah yang baru dilantik, tiga hari lalu, Rabu (15/11) mengaku belum dapat memutuskan sasaran dan targer, karena baru dilantik. “Kan baru kemarin dilantik,” jelasnya.

Meski begitu, Mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) bertekad alan bekreja seoptimal mingkin, agar para tersangka dan terpidana perkara korupsi dapat dipulangkan dan kerugian negara dapat dipulihkan.

“Kita berharap partisapasi ssmua lapisan masyarakat dan pihak terkair, agar tim itu dapat maksimal dalam bekerja, ” harapnya.

SAMADIKUN HARTONO

Tim yang dibentuk sejak, Desember 2004 dan mulai bekerja, 2005 dipimpin oleh Wakil Jaksa Agung (saat itu) Basrief Arief. Tim ini melekat pada jabatan Wakil Jaksa Agung sekaligus menjadi ketua tim, beranggotakan Polri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri dan pihak terkait lain.

Terakhir tim ini dibawah Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanro bisa memulangkan mega koruptor Samadikun Hartono, buronan kasus BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) Bank Moderen Samadikun Harrono. Dia ditangkap di Cina.

Namum sayangnya, sampai kini dari kewajiban membayar kerugian negara sebesar Rp169 miliar baru dicicil Rp60 miliar. Namun, aset rumah di Jalan Jambu, Menteng, Jakarta Pusat dan Bogor sudah disita sebagai jaminan.

Selain itu, Andrean Kiky Ariawan kasus BLBI Bank Surya, Totok Ary Prabowo, (Mantan Bupati Temanggung) periode 2003-2006 yang tersangkut kasus korupsi dana bantuan pendidikan untuk putera puteri anggota dewan tahun 2004. Kasus itu merugikan negara sebesar Rp2,089 miliar. Dia ditangkap di Vietnam.

Hartawan Aluwi , buronan koruptor perkara Bank Century yang merugikan negara Rp3,11 triliun ini ditangkap di Singapura.

Sedangkan terpidana lain yang ditangkap sejak era Basrief Arief Arief, lalu Muchtar Arifin, Abdul Hakim Ritonga dam Darmono, adalah David Nusa Widjaja (kasus BLBI Bank Umum Servitia), Sherny Kojongian (kasus BLBI Bank BHS). Namun, berapa kerugian negara yang dikembalikan belum diketahui.

Terpidana dan tersangka yamg masih kabur, diantaramya Irawan Salim (Bank Global), Joko Sugiarto Tjandra (Wakil Dirit PT Era Giat Prima dengam Dirut Serya Novanto) belum dapat dutangkap. Lalu, Yuni (Direktur CV Sri Makmur) (KONF/PKT

Category: 


from Tokoh http://www.konfrontasi.com/content/tokoh/pemburu-koruptor-aktif-kembali-usai-vakum-dua-tahun
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: