Panitia Bantah Reuni 212 sebagai Kegiatan Politik

KIBLAT.NET, Jakarta- Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Muhammad Al Khaththath membantah tudingan yang mengatakan bahwa reuni 212 bermuatan politik. Hal itu disampaikannya saat bertamu bersama sejumlah tokoh agama Jakarta ke ruangan Wakil DPR RI.

“Jadi bukan kegiatan politik seperti yang disinyalir oleh sebagian orang. Jadi diplesetkan bahwa reuni 212 besok adalah aksi. Kita tidak ada aksi.” tegas Al-Khaththath pada Kamis (30/11/2017) di Gedung DPR RI, Jakarta.

Sebelumnya, Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menuding reuni 212 bermuatan politis dan merupakan aksi massa. Menurutnya, reuni 212 berkaitan dengan momentum politik jelang Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Menanggapi hal itu, Al Khaththath memprotes penyebutan reuni 212 sebagai aksi. Menurutnya, acara ini tak mengandung aksi massa, melainkan diisi dengan ibadah sholat subuh dan dilanjutkan dengan maulidan.

“Saya bilang ndak ada aksi, orang cuma sholat subuh, Maulid lalu reuni. Reuni kan senang-senang, nggak ada apapun,” tuturnya. Ia menambahkan,”Peristiwa yang akan dilakukan adalah mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT tentang persatuan umat Islam.”

Ia juga mengungkapkan bahwa ada beberapa media yang menyebutka acara reuni 212 sebagai aksi. Ia tegaskan,”Maka saya pastikan itu keliru, karena peristiwa yang dikomentari bukanlah peristiwa yang akan dilakukan.”

Reporter: Qoid
Editor: Syafi’i I

The post Panitia Bantah Reuni 212 sebagai Kegiatan Politik appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: