November 2017, Periode Paling Aktif Serangan Jihadis di Mali

KIBLAT.NET, Burkina Faso – Sedikitnya telah terjadi 26 serangan terkait al-Qaidah di Mali dan negara-negara tetangganya dalam 3 pekan terakhir. Ini merupakan periode paling aktif selama tahun 2017 di kawasan yang merupakan salah satu surga bagi para jihadis itu. Merujuk pada kompilasi data LWJ, sejak awal tahun ini sudah ada sedikitnya 244 serangan di Mali, Burkina Faso, dan Niger. Semuanya terkait dengan al-Qaidah.

Dua puluh dari 26 serangan sejak tanggal 26 Oktober terjadi di Mali, meskipun juga sebenarnya di bagian utara Burkina Faso tengah menghadapi ancaman jihadis yang semakin meningkat. Sebagian besar serangan terbaru ini terjadi di Mali bagian tengah, dan hanya beberapa di Mali utara. Di antara serangan tersebut termasuk 2 insiden kontak senjata antara militer Mali dengan kelompok militan yang diduga JNIM pada tanggal 11 dan 13 November di daerah Ansongo.

JNIM mengklaim bertanggung jawab atas 6 serangan di Mali tengah, termasuk upaya asasinasi terhadap ketua Mahkamah Agung Abdrahamane Niang di daerah Mopti tengah pada tanggal 31 Oktober. Niang selamat, namun 5 tentara Mali tewas bersama seorang lainnya yang turut dalam rombongan/konvoi itu.

Pasukan PBB di Mali juga menjadi target serangan paling tidak 5 kali sejak 26 Oktober. Hanya dua serangan yang diakui oleh JNIM, salah satunya serangan ambush menggunakan bom improvisasi terhadap pasukan PBB di daerah Mopti antara Simbi dan Boni. Di pihak lain, PBB menuding kelompok jihadis menyerang warga sipil atas insiden di Ansongo pada tanggal 6 November.

Di Burkina Faso, kelompok Anshorul Islam diduga terus menebar ancaman di wilayah luas Sahel bagian utara. Tanggal 31 Oktober, tiga tentara Burkina Faso terluka parah akibat terkena bom IED di dekat kota Ariel. Tidak lama setelah adanya laporan pertama tanggal 17 Agustus, menurut data LWJ, sedikitnya terjadi lagi 5 serangan sejenis di Burkina Faso. Tanggal 3 November, kelompok yang diduga Anshorul Islam menyerang kantor polisi di kota Koutougou.

Beberapa hari kemudian, sebuah pos polisi elit Burkina Faso di dekat Bourzenga kembali diserang oleh Anshorul Islam. Selanjutnya, tanggal 9 November terjadi kontak senjata sengit antara tentara Burkinabe dengan pejuang-pejuang Anshorul Islam. Di kalangan jihadis Burkina Faso, Ansharul Islam adalah kelompok yang terkait dengan JNIM, bahkan kemungkinan besar masuk dalam struktur hirarki mereka.

Sumber: Long War Journal
Redaktur: Yasin Muslim

The post November 2017, Periode Paling Aktif Serangan Jihadis di Mali appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: