Myanmar Tangkap Dua Wartawan Media Turki

KIBLAT.NET, Naypidaw – Pihak berwenang Myanmar (Burma) menangkap dua wartawan asing yang bekerja untuk media Turki. Mereka ditangkap karena menerbangkan drone di atas gedung parlemen tanpa izin, untuk mengambil gambar.

Kedua jurnalis itu berkebangsaan Malaysia dan Singapura. Mereka bekerja untuk radia dan televisi Turki. Dua pendampingnya warga Myanmar juga ikut ditangkap.

Seperti dilansir dari Al-Jazeera, Jumat (10/11), pengadilan ibukota Naypidaw dalam persidangan Jumat tengah melihat pasal yang pas untuk keduanya. Setidaknya dua pasal yang bisa dikenakan kepada dua wartawan itu, pasal ekspor impor dan pasal penerbangan.

Berdasarkan UU Myanmar, jika keduanya dijerat dengan pasal ekspor dan impor karena memasukkan pesawat tanpa awak tanpa izin, ancaman hukuman yang akan dihadapi tiga tahun penjara. Sementara jika dikenakan UU tentang pesawat tahun 1934, mereka hanya diancam hukuman tiga bulan.

Di sisi lain, polisi telah menyelidiki dan memberlakukan kasus dua wartawan asing tersebut dengan undang-undang ekspor dan impor.

Pengadilan terhadap keduanya akan kembali digelar pada 16 November mendatang untuk memutuskan pasal mana yang dikenakan. Sementara kuasa hukum terdakwa mengatakan akan mengajukan petisi untuk meringankan hukuman menjadi denda.

Pada 27 Oktober, polisi Myanmar menangkap wartawan Lu Hongming dari Singapura dan Muk Shui Lin dari Malaysia, serta dua warga negara Myanmar, yang salah satunya bekerja sebagai koordinator media dan seorang sopir lainnya.

Media Turki, TRT Word, tempat salah satu dari mereka bekerja mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah memberitahu Kementerian Informasi Myanmar tentang kegiatan jurnalistik itu.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

The post Myanmar Tangkap Dua Wartawan Media Turki appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT