Mengapa Oligarki JK di Golkar Bahaya bagi Jokowi? Ini kata Analis dan Aktivis

KONFRONTASI-  Kalangan Jokowi dan PDIP Megawati sangat khawatir dengan manuver kubu JK di Golkar, sementara kekuatan oposisi menginginkan Golkar keluar dari kubu istana Jokowi. Dengan sepak terjang kubu JK yang kuat secara ekonomi-politik oligarkis, Jokowi/Megawati dihadapkan pada pilihan terbatas. Apa kemungkinannya?

Di Golkar, para tokoh alternative bisa mendayagunakan Kubu Akbar Tanjung yang bisa bekerjasama dengan kubu Indra Bambang Utoyo, Ical Bakrie, Luhut Panjaitan, Soksi, MKGR dan Kosgoro.

''Para tokoh alternatif harus cari pengganti Setya Novanto, bersaing dengan kubu JK yang ingin kuasai Golkar,'' kata peneliti politik Imam Shalahudin dari Indonesian Research Group.

Akbar Tanjung telah menyelamatkan Golkar dari kehancuran, dan kini mau tak mau akan turun gunung.

Para analis dan aktivis menyerukan agar Golkar mencari pemimpin alternative diluar kubu JK, yang tidak membahayakan kepentingan publik dan Jokowi-Megawati. Dikhawatirkan  kubu Wapres M Jusuf Kalla menempatkan Erwin Aksa sebagai Sekjen  DPP Partai Golkar, menggusur lawan lawan politiknya di Beringin dan memegang kendali Golkar secara penuh, seraya mendepak kubu-kubu pesaing politiknya

‘’ Kalau Pak JK yang sudah sangat tua (gaek) ternyata masih berambisi menguasai Golkar, seakan tak ada hentinya hasrat kekuasaannya, maka keluarga Beringin harus mengupayakan tokoh alternative untuk memimpin Golkar,’’ kata Syahroni, Sekjen HUmanika dan aktivis prodemokrasi.

Di seberang yang lain, pengamat politik Faizal Assegaf, Ketua Progres 98, menghimbau agar para tokoh alternative memastikan Golkar kembali bergabung dengan Gerindra, PKS termasuk kini PAN yang mulai pelan-pelan mengambil jarak dengan Jokowi. Penyatuan kekuatan ketiga partai tersebut juga dapat menarik partai lainnya dan melebur dengan berbagai elemen rakyat yang beropisisi dengan rezim Jokowi. ''Tentu Jokowi dan mitra koalisinya akan panik. Sebab sudah terbaca, restu Istana kepada KPK mentersangkakan Setnov secara otomatis menargetkan pergantian Ketum Golkar maupun Ketua DPR,'' katanya.

Tarik-menarik dan desak-mendesak di kalangan elite Golkar terus berlangsung. Kalau JK bisa dicegah untuk tidak menguasai Golkar, maka para tokoh alternative mudah membuka kemungkinan dialog dan kerjasama dengan Jokowi . ‘’Yang pasti JK berbahaya bagi Jokowi, sebaiknya jangan beri kesempatan JK kuasai lagi Golkar, Jokowi/Megawati bakal makin lemah dan kemelut,’’ kata Adhie Massardi, Koordinator Gerakan Indonesia Bersih.

Adhie Massardi dan para analis lain menilai, Golkar  yang baru lepas dari  Setya Novanto yang ditahan KPK akibat kasus korupsinya, akan direbut kembali oleh kubu  M Jusuf Kalla (JK) dan itu menjadi bahaya yang mengancam kepentingan rakyat dan posisi Joko Widodo-Megawati. Hampir pasti jika JK kuasai Golkar, maka Jokowi bakal ditekuk dan dikooptasi kubu JK. ‘’ Tujuannya begitu,’’ ujarnya.

Para analis menilai pertarungan sengit berbagai kubu dalam Golkar makin seru dimana kubu JK disebut-sebut  bermaksud merebut kembali Golkar di tangannya dan itu bakal sangat menyulitkan Jokowi/PDIP nantinya. Meski JK sudah terlalu tua, gaek, namun ambisi politik JK sangat tinggi dan kalau Golkar di tangan JK, maka kubu Jokowi/Megawati dan publik  bakal dilemahkan, tergencet dan  terkooptasi.

‘’Itu tragedi bagi Jokowi/Megawati dan masyarakat madani,’’imbuh Peneliti politik  Yayasan Kebebasan (Freedom Foundation) Darmawan Sinayangsah

(ff)

Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/mengapa-oligarki-jk-di-golkar-bahaya-bagi-jokowi-ini-kata-analis-dan-aktivis
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: