Malaysia Belajar Pengelolaan Zakat ke Indonesia

Konfrontasi - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membangun sinergi dengan Lembaga Zakat Selangor (LZS) Malaysia. Kedua Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) ini bertekad untuk bersama-sama memacu kebangkitan zakat dunia yang dimulai dari Asia Tenggara.

Hal itu mengemuka saat Baznas menerima kunjungan pengurus LZS yang dipimpin Kepala Divisi Komunikasi Korporasi dan Hubungan Lembaga Datin Setia, Hajah Norajun Ainun binti Dato Mohd Hasyim beserta rombongan, di Kantor Baznas, Jakarta, Jumat (3/11).

Rombongan Lembaga Zakat Malaysia ini diterima Deputi Baznas M. Arifin Purwakananta, Direktur Koordinasi Pendistribusian dan Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional M Nasir Tajang, dan Direktur Operasi, Wahyu TT Kuncahyo, serta sejumlah kepala divisi, kepala bagian Baznas.

"Mari kita bersama-sama memacu kebangkitan zakat dunia untuk menunjukkan kontribusi Islam terhadap upaya mewujudkan tujuan-tujuan pembangunan Global atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang digagas PBB, "ujar Arifin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/11/2017).

Deputi Baznas pun mempresentasikan program-program yang akan, sedang dan telah berjalan, terutama di bidang penghimpunan (fundraising), seperti zakat digital, kerja sama dengan e-commerce semisal Bukalapak.com, Tokopedia, Ebaba, Blibli.com, Mataharimall.com, program Kurban Berdayakan Desa, Kurban Digital, konter zakat di mal dan perkantoran, Kopi Sepeda, serta aksi damai kampanye zakat dan kurban di area Car Free Day (CFD).

Arifin menjelaskan, Baznas memiliki tiga pilar komunikasi, yakni humas yang mengurusi hubungan kelembagaan dan branding institusi, Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) yang melayani permintaan informasi, data dan dokumentasi dari masyarakat.

"Juga ada marketing communication (Marcomm) atau komunikasi pemasaran yang bertugas mendesain dan menciptakan strategi pemasaran produk dan program Baznas," katanya.

Dalam kesempatan tersebut Norajun menyampaikan apresiasinya terhadap program-program Baznas. Ia juga menyatakan siap bersinergi dengan Baznas untuk turut memacu gerakan zakat dunia.

"Banyak pelajaran yang kami dapatkan dari Baznas. Rasanya tidak cukup waktu beberapa hari berkunjung ke lembaga ini. Ke depan kami akan lebih intens menjalin komunikasi untuk bertukar pengalaman mengelola lembaga zakat," jelasnya. (rol/mg)

Category: 


from Khazanah https://www.konfrontasi.com/content/khazanah/malaysia-belajar-pengelolaan-zakat-ke-indonesia
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: