KPK Akui Keluarkan Sprindik Baru Terkait Kasus Korupsi E-KTP

KONFRONTASI -  Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengakui, jika pihaknya telah mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru pada akhir Oktober lalu.

"Memang benar ada sprindik baru terkait kasus e-KTP pada akhir Oktober lalu," ujarnya saat ditemui wartawan di Gedung KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (7/11).

Namun, Febri enggan menjelaskan, siapakah tersangka dalam Sprindik yang dikeluarkan pada 31 Oktober lalu. "Saat ini belum dapat diinformasikan nanti akan disampaikan pada konferensi pers," jelasnya.

Sementara itu, terdapat anggota DPR RI dan mantan DPR RI yang diperiksa tetapi tidak masuk dalam jadwal.

Seperti, Miryam S Haryani, Chairuman Harahap, Agun Gunandjar dan Teguh Juwarno.

Ketika ditemui wartawan, Miryam mengaku, jika penyidik KPK memeriksanya untuk pemberkasan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Hal itu sebagaimana yang tercantum kata Miryam, dari surat panggilan untuk dirinya.

"(Ditanya soal) kenal dengan Pak Setnov atau nggak, terus bagaimana Komisi II, mitra kerja apa saja, itu aja, nggak ada yang lain," kata Miryam.

"Di dalam surat pemanggilan tidak ada status tersangka Pak Setya Novanto ya, cuma diduga gitu aja. Ada (nama Novanto) tapi tidak ada status tersangkanya. Saya dipanggil sebagai saksi," ucap Miryam.

Sementara itu, Chairuman Harahap menyebutkan, jika pemeriksaannya tanpa ada seorang tersangka.


"(Diperiksa terkait) ini kan masih kepada kasus e-KTP-nya. (Di surat panggilan) kali ini nggak pakai tersangka tuh, (tapi) sudah (penyidikan)," kata Chairuman.

"Saya juga heran biasanya pakai tersangka, ini nggak pakai tersangka. Terduga," sambung Chairuman.

Selama pemeriksaan, Chairuman mengaku ditanya penyidik mengenai kenal atau tidak dengan Novanto. "Kenal Pak Setya Novanto," ucap Chairuman.

Sementara itu, Agun Gunandjar lebih memilih menghindar wartawan. Dirinya pun menyebutkan, lebih baik wartawan bertanya kepada Juru Bicara KPK.

"Tanya Febri (Kabiro Humas KPK Febri Diansyah) saja ya," ucap Agun.

Sedangkan Teguh Jurwarno mengakui jika ia diperiksa untuk Setya Novanto. "Tidak ada yang baru, hanya apakah mengenal Setya Novanto dan saya sampaikam saya mengenal. Terus apakah mengenal Anang dan saya sampaikan tidak mengenal Anang. Kemudian juga Markus Nari," katanya.(KONF/SKALA)

Category: 


from Politik https://www.konfrontasi.com/content/politik/kpk-akui-keluarkan-sprindik-baru-terkait-kasus-korupsi-e-ktp
via IFTTT

close