INSISTS: Kesimpulan Umat Islam Fundamentalis dan Teroris Tidak Logis

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) Hamid Fahmy Zarkasyi menyoroti istilah radikal, fundamentalis, dan teroris yang dialamatkan kepada umat Islam.

“Jika ada orang Islam yang dianggap “ekstrem”, atau “radikal” “fundamentalis” atau “teroris” atau apapun istilahnya tidak logis jika disimpulkan bahwa umat Islam itu ektrem, radikal, fundamentalis dan teroris,” ungkap Hamid Fahmy melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (29/11/2017).

Lebih tidak logis lagi, lanjut Gus Hamid, jika semua umat Islam, semua lembaga Islam dan semua gerakan umat Islam dicurigai menjadi radikal. Atau, dicurigai berpotensi menjadi radikal.

“Yang memprihatinkan kini stigma-stigma tersebut diarahkan kepada umat Islam yang beramar makruf dan mengatakan kebenaran di depan publik,” imbuhnya Hamid.

Putra KH Imam Zarkasyi, pendiri Pondok Pesantren Gontor, itu juga mengaku heran dengan pihak-pihak yang mencurigai tersebut. Selama ini kecurigaan justeru datang dari orang-orang yang dianggap cendekiawan, ulama atau politisi yang beragama Islam. “Dan dianggap mengerti Islam dan umat Islam,” pungkasnya.

Status tersebut Gus Hamid tersebut mengundang sejumlah komentar dari para netizen. Akun Ali Mirhan membandingkan stigma yang terjadi pada zaman dahulu dan sekarang. “Stigma orkaf/orfiq thd amar makruf ttp, cuma bhsa yg beda… Klu dulu disebut edan, gila, kena sihir, diludahi, dilenpari batu.. Tp jaman now dsebut extrim, fanatik, teroris, radikal, difitnah, dibakarin mobil, rumah ditembaki, dikriminalisasi, disiram air keras, dll,” katanya.

Komentar berdana sarkas juga muncul menanggapi status Gus Hamid. “Padahal sebenarnya Islam bukan ekstrim tapi eskrim.. menyejukkan,” ujar akun Rio AN.

Reporter: Julian
Editor: Imam S.

The post INSISTS: Kesimpulan Umat Islam Fundamentalis dan Teroris Tidak Logis appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: