Idrus Akui Golkar Bergejolak Usai Setnov Tersangka Lagi

Konfrontasi - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Idrus Marham mengatakan tidak ada kendala apapun di internal Golkar setelah Ketua Umum Setya Novanto kembali berstatus tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi proyek e-KTP. Idrus menuturkan seluruh kader solid.

Disinggung soal adanya gejolak di internal, Idrus mengamini hal tersebut meski diakuinya hal tersebut hanya sebagian kecil dari kader yang ada di Partai berlambang pohon Beringin itu.

"Saya punya keyakinan, kalaupun ada (pergolakan tentang Setya Novanto) paling 1-2 orang saja. Kan kita pendekatannya secara institusional kalau pendekatannya secara institusional yang memiliki kewenangan untuk itu sesuai AD ART adalah pimpinan Partai Golkar provinsi se-Indonesia jadi saya kira dalam semua provinsi apalagi partai Golkar memegang teguh proses," ujar Idrus di kantor DPP Golkar, Minggu (12/11/2017).

Idrus juga enggan menanggapi lebih lanjut perihal gejolak internal Golkar dengan status baru, kedua kalinya, terhadap pria yang baru berulang tahun ke-62 hari ini. Sebab, Idrus meyakini segala permasalahan bakal dibahas secara berkala di internal.

Kendati demikian, Idrus tidak menjamin pihaknya bakal menggelar rapat Pleno Golkar hanya karena Setnov kembali terjerat kasus dugaan korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.

"Untuk apa? Kalaupun ada (rapat pleno) tidak khusus (membahas Setnov)," tukasnya.

Seperti diketahui, KPK kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi proyek e-KTP dengan nilai proyek Rp 5,9 triliun. Setnov diduga turut serta bersama-sama dengan Anang Sugiana, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Irman dan Sugiharto, memperkaya diri sendiri atau korporasi dari proyek tersebut.

Atas perbuatannya, Setnov disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. (mrdk/mg)

Category: 


from Politik https://www.konfrontasi.com/content/politik/idrus-akui-golkar-bergejolak-usai-setnov-tersangka-lagi
via IFTTT