Ferdinand Hutahaean: Demokrat Tolak Tawaran Menteri untuk AHY

KONFRONTASI - Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai kunujngan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana Negara bukan untuk membahas pergantian Kabinet melainkan murni membicarakan revisi UU Ormas serta membahas permasalahan kenegaraan lainnya.

Menurut Ferdinand, jika dalam minggu ini Jokowi melakukan pergantian kabinet, maka tidak mungkin Partai Demokrat ikut bergabung.

Demokrat kata Ferdinand tetap berada diluar sebagai partai penyeimbang hingga periode pemerintahaan Jokowi-Jusuf Kalla berakhir.

"Kami akan tetap menjadi partai tengah tidak masuk kabinet," ungkap Ferdinand saat diskusi bertema 'Peluang Reshuffle di Ujung Pemerintahan' di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (23/11).

Ferdinand menambahkan, sejauh ini, pihak Istana Negara sudah tiga kali menawarkan Agus Harimurti Yudhoyono masuk di Kabinet Kerja Jokowi-JK. Saat itu putra pertama SBY itu ditawari pos Menteri Sosial untuk menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang berencana maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jawa Timur 2018.

Namun demikian, baik SBY maupun Agus tidak mengambil tawaran tersebut. SBY, sambung Ferdinand lebih memilih agar Agus tetap melakukan safari politik dan bertemu kader dan masyarakat di daerah. 

Hal itu sejalan dengan misi Partai Demokrat yang ingin menjadikan Agus sebagai pemimpin masa depan. Baik itu untuk Pilpres 2019 atupun 2024.

"Lebih bagus Mas Agus berada di luar, untuk lebih banyak bertemu dengan orang dan bersafari keseluruh Indonesia untuk menjadi pemimpin pada masa depan," pungkasnya.[ian/rml]

Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/ferdinand-hutahaean-demokrat-tolak-tawaran-menteri-untuk-ahy
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: