Diadili di India, Zakir Naik Dapat Perlindungan di Malaysia

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur- Pekan lalu, Badan Investigasi Nasional India (NIA) mulai melimpahkan kasus yang menjerat dai internasional, Zakir Abdul Karim Naik ke pengadilan. NIA mendakwa Zakir Naik dengan pasal berlapis. Mulai dari pasal ujaran kebencian hingga penghinaan terhadap agama lain.

Namun, lelaki yang juga merupakan seorang dokter medis itu dikabarkan mendapat perlindungan di Malaysia. Laman Reuters dan sejumlah media Malaysia dan India, pada Kamis (02/11) melaporkan bahwa Zakir Naik terlihat ikut shalat berjamaah di Masjid Putra, Putrajaya, Malaysia. Dia dikawal oleh dua ajudan.

Menurut keterangan pengurus Masjid Putra, sudah sebulan Naik menunaikan shalat Jumat di sana. Masjid Putra dikenal sebagai tempat para petinggi maupun anggota kabinet Negeri Jiran menunaikan ibadah shalat. Selain itu, beberapa orang lainnya, pernah melihat Naik beribadah di Masjid lain dan beberapa tempat lainnya di Putrajaya.

Sebagaimana diketahui, NIA telah sejak lama berusaha memburu Zakir Naik dan menyeretnya ke pangadilan. NIA menuding Zakir Naik menyebar paham radikal. Selain itu, Islamc Reasech Fondation (IRF) yang dikelola oleh Naik turut dibekukan sejak tahun lalu. NIA memaksakan Undang-undang Pencegahan Tindakan Pidana (UAPA) untuk menjerat pria berusia 52 tahun itu.

Zakir Naik terkenal dengan argumen debatnya dalam persoalan agama. Bahkan tak sedikit orang yang akhirnya memeluk Islam setelah berdebat dengannya. Namun hal itu dipandang berbeda oleh pemerintah India. Dalam dakwaannya, Naik justru dianggap telah menghina agama selain Islam.

Meski Inggris melarang kehadiran Naik. Namun, lain halnya dengan Malaysia. Tetangga Indonesia itu nampaknya nyaman dengan kehadiran Zakir Naik di kalangan mereka. Hal itu terbukti dengan penjelasan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi beberapa bulan lalu.

“Selama ini dia (Naik) tidak melanggar aturan atau hukum apapun di Malaysia. Maka dari itu tidak ada alasan hukum yang kuat buat menahan atau menangkapnya,” katanya. Hamidi mengatakan bahwa Naik memang memperoleh status penduduk tetap di Malaysia sejak lima tahun lalu.

 

Redaktur: Syafi’i Iskandar
Sumber: Reuters, Times of India

The post Diadili di India, Zakir Naik Dapat Perlindungan di Malaysia appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: