Buram, Tak Berubah, Golkar bisa Punah

KONFRONTASI- Partai Golkar dirundung mendung setelah Ketua Umumnya, Setya Novanto terjerat kasus korupsi, ditahan. Keadaan internal partai tak banyak berubah setelah penunjukkan Plt Ketum untuk sementara.

Menanggapi situasi tersebut, Politisi Senior Partai Golkar Leo Nababan, mengingatkan Golkar seperti dinosaurus.

"Empat tahun lalu saya pernah melontarkan statement Golkar ini akan jadi dinosaurus, pernah lahir, besar, berkuasa dan akan punah," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (25/11/2017).

Menurutnya, pola organisasi di Golkar saat ini tidaklah sesuai aturan. Leo heran dengan penunjukkan Sekjen sebagai Plt Ketua Umum yang dianggapnya tidak lazim dalam sebuah organisasi.

"Partai ini bisa punah bila mengelola partai seperti milik sendiri atau perusahaan. Seperti lumbung padi, tikusnya yang kita buang, bukan lumbungnya yang kita bakar," ungkapnya.

Dia berharap, perombakan pengurus melalui munaslub bisa menyelamatkan partai beringin ini dari keterpurukan. Sebab, Golkar punya 14,3% suara rakyat Indonesia buah pemilu 2014 lalu yang harus dijaga.

"Berikan yang terbaik kepada yang punya intregitas. Yang ga pernah disebut namanya di KPK, atau di Kejaksaan atau di Kepolisian," tandasnya.

Politis Senior Partai Golkar, Indra Bambang Utoyo mengingatkan satu kriteria penting untuk calon Ketua Umum Golkar ke depan.

Hal itu disampaikan jika nantinya Golkar mempercepat proses pergantian ketua umum.

"Bila kita diskusi dengan para ketua Daerah. Mrk itu tidak mau seorang Ketua Umum itu berseberangan dengan Pemerintah," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (25/11/2017).

Dia juga mengingatkan bahwa sepanjang sejarahnya, Golkar tidak pernah menjadi Oposisi. Karenanya seorang Ketua Umum Golkar harus sejalan dengan pemerintah.

"Juga karena Golkar itu kan selalu jadi partai yang memerintah," tegasnya.

 
 
 
 
Tags: 
Category: 


from Politik http://www.konfrontasi.com/content/politik/buram-tak-berubah-golkar-bisa-punah
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: