Arab Saudi Kembali Cekal Ulama

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi dikabarkan kembali mencekal ulama untuk bepergian ke luar negeri. Ulama yang mendapat perlakuan tersebut kali ini adalah Syaikh Aidh Al-Qarni, penulis buku fenomenal Laa Tahzan.

Kantor berita Al-Jazeera melaporkan, Selasa (07/11), akun Twitter yang dikenal kerap mengabarkan penangkapkan ulama di Saudi, Mu’taqili Ar-Rakyi, menyampaikan bahwa Kerajaan mengeluarkan daftar baru orang-orang haram bepergian ke luar negeri. Yang paling menonjol adalah Syaikh Aidh Al-Qarni.

Kabar ini beredar kurang dari sepekan menyebarnya daftar 26 nama ulama, tokoh dan jurnalis yang dilarang ke luar negeri. Di antara mereka, Syaikh Muhammad Al-Arifi dan jurnalis Ahmad Al-Syaqiri.

Pemerintah Arab Saudi sendiri menutup rapat terkait hal ini. Tak ada keterangan kepada media terkait penangkapan, khususnya terhadap ulama. Kabar diketahui setelah keluarga atau pengguna social menyebarkannya.

Rezim Saudi sejak September lalu menggulirkan kampanye penangkapan terhadap ulama, aktivis dan tokoh nasional. Sebagian menyebut, penangkapan itu untuk membungkam gerakan revolusi yang kabarnya mulai bergerak.

Ulama menonjol yang sudah ditangkap, Syaikh Salman Al-Audah, Syaikh Iwadh Al-Qarni dan Dr Ali Al-Umari. Bahkan, penangkapan ini juga menimpa keluarga kerajaan.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

The post Arab Saudi Kembali Cekal Ulama appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

close