5 Hal Perlu Diketahui tentang Kudeta di Zimbabwe

KIBLAT.NET – Presiden Robert Mugabe dengan cepat kehilangan kekuasaannya di Zimbabwe bersamaan dengan tekanan yang menuntutnya untuk mundur. Inilah lima hal penting untuk diketahui dari peristiwa penggulingan tersebut seperti dilansir Al-Jazeera, Sabtu (18/11/2017):

1. Apa yang terjadi?

Mugabe, 93 tahun, telah memerintah Zimbabwe selama 37 tahun. Banyak yang menilai bahwa kepemimpinannya represif. Dia memimpin partai ZANU-PF dan merupakan kepala negara tertua di dunia.

Secara dramatis, tentara menempatkan Mugabe di bawah tahanan rumah pada Rabu 15 November. Dan sekarang ada seruan untuk melepaskannya.

Pada hari Sabtu, ribuan orang berkumpul di ibukota Harare dan kota kedua Bulawayo untuk menuntut pengunduran diri Mugabe dalam adegan yang tak terpikirkan sepekan yang lalu.

2. Mengapa tentara menargetkan Mugabe?

Angkatan Darat menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan kudeta. Namun pada tanggal 15 November, Angkatan Darat menempatkan Mugabe di bawah tahanan rumah, sementara militer mengambil alih siaran negara dan memblokir akses ke lokasi pemerintah.

Pengambilalihan tersebut terjadi setelah Mugabe memecat Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa pada 6 November lalu karena menunjukkan “sifat ketidaksetiaan”.

Mantan wakil presiden tersebut adalah sekutu kepala tentara Jenderal Constantino Chiwenga. Ia juga dikenal seorang veteran perjuangan kemerdekaan negara tersebut.

Banyak yang percaya Mugabe memecat Mnangagwa untuk memberi jalan bagi istrinya Grace agar menjadi wakil presiden dan akhirnya memerintah negara tersebut.

Panglima militer Chiwenga telah memperingatkan bahwa militer akan bertindak jika pembersihan terhadap pejuang kemerdekaan tidak dihentikan.

3. Siapakah veteran perang kemerdekaan?

Para veteran perang, yang bertempur di samping Mugabe selama tahun 1970-an berjuang untuk merdeka dari Inggris dan mempelopori penarikan kembali pertanian komersial milik kulit putih pada tahun 2000an. Mereka menyatakan bahwa presiden telah mengkhianati revolusi tersebut.

Pembersihan berkelanjutan sejumlah sekutu Mnangagwa telah memperluas keretakan antara orang-orang Mugabe dan berbagai kelompok pemimpin veteran perang.

Victor Matemadanda, Sekretaris Jenderal Asosiasi Veteran Perang Nasional Zimbabwe, baru-baru ini mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pengusiran yang sedang berlangsung merupakan indikasi kuat bahwa Mugabe bertindak untuk kepentingannya sendiri dan kepentingan istrinya.

4. Siapa dengan siapa, dan siapa yang melawan Mugabe sekarang?

Militer, oposisi dan veteran perang, beberapa anggota partai Mugabe sendiri telah berbalik melawannya. Pejabat dari 10 provinsi mayoritas ZANU-PF melakukan mosi tidak percaya diri terhadap Mugabe dan memintanya untuk mengundurkan diri sebagai sekretaris pertama partai tersebut.

Jika Mugabe gagal mengundurkan diri pada hari Sabtu, partai tersebut mengatakan akan mengadakan sebuah pertemuan khusus komite pada hari Ahad, di mana Komite Pusat ZANU-PF akan mempertimbangkan resolusi provinsi untuk menarik kembali Mugabe.

Juga pada hari Ahad, pejabat daerah dari Komunitas Pembangunan Afrika Selatan (SADC) diharapkan bertemu dalam sebuah sesi yang luar biasa untuk membahas situasi Zimbabwe di negara tetangga Botswana, tempat kantor pusat SADC berada.

Ketua SADC, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, adalah sekutu dekat Mugabe dan merupakan orang pertama yang berbicara dengannya setelah pengambilalihan militer.

Sementara pemimpin wilayah tersebut diam terhadap nasib Mugabe, Presiden Botswana Ian Khama secara terbuka telah meminta agar presiden yang tua tersebut turun dari posisinya.

5. Akankah Mugabe berhenti?

Mugabe sudah pasti kehilangan kekuasaannya, namun apakah dia akan mengundurkan diri masih harus dilihat.

Mugabe membuat penampilan publik pertamanya pada hari Jumat, dua hari setelah ditempatkan dalam tahanan rumah, saat menghadiri sebuah upacara wisuda. Dia belum membuat pernyataan resmi.

Laporan pada hari Jumat, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang dekat dengan upaya mediasi mengatakan, bahwa Mugabe dapat dipecat jika dia tidak mengundurkan diri.

Media Afrika Selatan telah melaporkan sebuah pemerintahan transisi termasuk oposisi dapat muncul, dengan Wakil Presiden pecatan Mnangagwa sebagai pimpinannya. Namun belum ada verifikasi terkait laporan ini.

Sumber: Al-Jazeera
Readktur: Ibas Fuadi

The post 5 Hal Perlu Diketahui tentang Kudeta di Zimbabwe appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: