100 Tahun Deklarasi Balfour: Warga Palestina Protes Keberpihakan Inggris kepada Yahudi

KIBLAT.NET, Ramallah – Orang-orang di berbagai belahan dunia telah melakukan aksi protes pada seratus tahun Deklarasi Balfour yang diprakarsai Inggris. Saat itu pemerintah Inggris mengumumkan dukungan untuk “tanah air nasional bagi orang Yahudi” di Palestina ketika Perang Dunia I.

Ribuan orang berkumpul di Ramallah pada Kamis 2 November 2017 di ibukota administratif wilayah Palestina yang diduduki. Massa bergerak ke pusat kebudayaan Inggris di sana. Sedangkan puluhan orang lainnya berkumpul dalam demonstrasi terpisah di luar konsulat Inggris di Yerusalem Timur yang diduduki.

Sebuah pernyataan dari kantor Presiden Mahmoud Abbas menunut permintaan maaf dari Inggris, pengakuan terhadap Palestina dan kompensasi untuk orang-orang Palestina dalam hal politik, moral dan material.

“Di sini, di Ramallah, bagi orang-orang Palestina, deklarasi ini terlihat sangat berbeda pada saat seratus tahun disposisi, pemindahan dan pendudukan dimulai,” katanya yang dikutip Al-Jazeera.

Sawsan Safadi, seorang pejabat dari Kementerian Pendidikan Palestina mengatakan seratus ribu tanda tangan dan ratusan surat sampel dari siswa SMA di Palestina diserahkan ke konsulat Inggris di Yerusalem Timur yang diduduki,

“Surat-surat tersebut mengungkapkan perasaan siswa tentang warisan deklarasi tersebut,” ujarnya.

Khadiga Kahlaf, seorang siswa SMA berusia 17 tahun dari Yerusalem Timur, termasuk di antara para pemrotes yang membawa surat-surat tersebut. “Kami datang ke sini memegang tanda tangan 100.000 siswa dari sekolah-sekolah Palestina yang memprotes janji Balfour,” kata Kahlaf.

“Setelah 100 tahun, kami orang-orang Palestina tidak mengambil hak kami, kami berharap mereka mendengar suara kami sebagai anak-anak,” imbuhnya.

Para pemrotes meneriakkan slogan-slogan kecaman terhadap Inggris dan pengukuhan kedaulatan Palestina seperti “Keadilan, kekuatan, kebebasan: Negara kita adalah milik orang Palestina”.

“Selain mengakui kesalahan, (Inggris) harus bertanggung jawab atas kerusakan yang menimpa orang-orang Palestina akibat Deklarasi Balfour dan kebijakan yang terjadi,” kata Zakaria Odeh, seorang pemrotes berusia 64 tahun.

Surat dari Menteri Luar Negeri Britania Raya, Arthur Balfour kepada Zionis Inggris yang membuka jalan bagi pembentukan negara Israel. (Universal History Archive)

Surat dari Menteri Luar Negeri Britania Raya, Arthur Balfour kepada Zionis Inggris yang membuka jalan bagi pembentukan negara Israel. (Universal History Archive)

Selain di wilayah Palestina, aksi protes juga berlangsung di di Afrika Selatan dan Turki. Ratusan orang berkumpul di luar kedutaan Israel di Pretoria untuk memprotes pendudukan Israel di Palestina .

Sementara di Ankara, ibu kota Turki, puluhan anggota Asosiasi Pemuda Anatolia, sebuah organisasi konservatif, menandai 100 tahun Deklarasi Balfour dengan slogan dan plakat.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

The post 100 Tahun Deklarasi Balfour: Warga Palestina Protes Keberpihakan Inggris kepada Yahudi appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

Daftar dan dapatkan update terkini melalui email.: