Rezim Jokowi Dicurigai Neo Liberal dalam Sektor Ekonomi

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto SIP, mengeluhkan keadaan ekonomi Indonesia setelah tiga tahun pemerintahan Jokowi. Menurutnya, ada ketidakadilan dalam pemungutan pajak.

“Sampai hari ini Kerjaan Menteri Keuangan mengeluh-mengeluh aja, dia kejar pajak-pajak, tapi pajak freeport turun. Pajaknya 6 trilyun. Yang dipajakin sepeda, gitu modelnya. Kalau minta pajak yang kecil, pajak yang besar juga harus dikejar,” jelasnya dalam diskusi ‘Evaluasi 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK’ di Jakarta pada Jumat (06/10).

Ia mengatakan, dengan pemungutan pajak yang tidak adil menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat. Menurutnya, warga bisa mempunyai anggapan bahwa pemerintahan Jokowi neo liberal.

“Kita jadi mencurigai bahwa kabinet pemerintahan Jokowi saat ini dalam sektro ekonominya, pemerintah sangat neo liberal. Sangat mementingkan kepentingan asing,” ungkapnya.

“Yang kaya akan makin kaya, yang miskin akan makin miskin. Ini berbahaya. Karena nggak boleh ekonomi hanya dikuasai beberapa orang,” sambungnya.

Ia juga menyebut bahwa rezim Jokowi hari ini menjadi rezim hutang yang sangat berbahaya. Dalam waktu tig tahun, hutang pemerintahan saat ini menyamai sepuluh tahun SBY. Menurutnya, ini kan aneh.

“Jangan sampai ada curigaan bahwa hutang ini untuk membayar hutang,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Hunef Ibrahim

The post Rezim Jokowi Dicurigai Neo Liberal dalam Sektor Ekonomi appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT