Pulau-pulau Reklamasi Sebaiknya Dijadikan Pangkalan Militer,Ujar Sabam Pakpahan

KONFRONTASI -  Polemik reklamasi Teluk Jakarta sebaiknya segera dihentikan. Para pemangku kebijakan agar mengambil tindakan bijak dan tegas demi kondusifnya hubungan sosial politik yang memanas akhir-akhir ini.

Direktur Eksekutif Gerakan Manifestasi Rakyat (Gemitra) Sabam Pakpahan mengusulkan agar proyek reklamasi yang tengah berjalan disita oleh negara. Demi menjaga ekologi pantai maka sebaiknya pulau yang sudah terlanjur dibangun diserahkan kepada TNI.

"Lebih tepat kiranya reklamasi yang sudah terlanjur ditimbun tersebut dibangun pangkalan militer angkatan laut. Saya yakin apabila kebijakan ini yang ditempuh, semua pihak akan menerima," jelas Sabam kepada wartawan di Jakarta, Jumat (20/10).

Soal investasi konglomerat yang sempat mengucurkan dana ke proyek reklamasi diyakini akan legowo menyerahkan lahan untuk kepentingan lebih besar, yakni sektor pertahanan dan keamanan.

"Saya yakin mereka (pengembang) akan ikhlas. Para pengembang itu juga sudah kaya raya, sehingga sekali-kali pasti mau berbakti untuk kepentingan bangsa," beber Sabam.

Pemprov DKI sendiri di bawah pemerintahan baru Anies Baswedan-Sandiaga Uno sesuai janji kampanye tidak akan melanjutkan proyek reklamasi. Sementara pemerintah pusat melalui Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan tetap ngotot pembangunan 17 pulau tersebut dilanjutkan.

"Sudahi saja polemik reklamasi itu, sudah jelas mayoritas rakyat menolak. Tinggal sekarang ini bagaimana pulau yang terlanjur direklamasi bisa digunakan untuk kepentingan bangsa yang lebih besar," tegas Sabam.(KNF/RMOL)

Category: 


from Tokoh https://www.konfrontasi.com/content/tokoh/pulau-pulau-reklamasi-sebaiknya-dijadikan-pangkalan-militerujar-sabam-pakpahan
via IFTTT