Peringatan Hari Santri, Ketua PBNU Ingatkan Ancaman Materialisme dan Hedonisme

KIBLAT.NET, Jakarta – Memperingati Hari Santri Nasional, ratusan santri Nahdlatul Ulama (NU) mengikuti apel santri yang digelar di Tugu Proklamasi Jakarta. Dalam acara tersebut, Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj menegaskan bahwa santri harus terus memperbaiki moralnya.

“Hari santri harus revitalisasi etos moral kesederhanaan, asketisme, dan spiritualisme yang melekat sebagai karakter kaum santri,” ujarnya pada Ahad (22/10).

Menurut Said etos ini penting di tengah merebaknya korupsi dan narkoba yang mengancam masa depan bangsa. Dia menegaskan bahwa korupsi dan narkoba adalah turunan dari materialisme dan hedonisme.

“Yaitu paham yang mengagungkan uang dan kenikmatan semu,” jelasnya.

Santri, lanjut Said, harus siap mengemban amanah yaitu amanah ‘kalimatul haq’. Artinya, berani mengatakan iya terhadap kebenaran walaupun semua orang mengatakan tidak. Dan sanggup menyatakan tidak pada kebatilan walaupun semua orang mengatakan iya.

“Itulah karakter dasar santri, yang bumi, langit dan gunung tidak berani memikulnya sebagaimana ditegaskan dalam Al Quran surat Al-Ahzab ayat 72,” ucapnya.

Menurut pantauan Kiblat.net, acara ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat tanah air. Yaitu Mendagri, Tjahjo Kumolo, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin. Serta pejabat dari kalangan TNI dan kepolisian. Hadir pula wakil ketua Rais Syuriah PBNU, KH. Miftahul Akhyar.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

The post Peringatan Hari Santri, Ketua PBNU Ingatkan Ancaman Materialisme dan Hedonisme appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT