Kasus Penghinaan Panglima Terus Berlanjut, Nikita: Laporin Saja Biar Saya Cepat Kaya



Artis sensasional Nikita Mirzani kembali berurusan dengan hukum untuk kesekian kalinya. Ibu dua anak ini dituduh menghina Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo lewat media sosial Twitternya.

Perempuan yang akrab disapa Niki ini membantah tudingan tersebut. Dia merasa ada oknum yang ingin mencemarkan nama baiknya lewat kicauan seperti itu.

Meski tak bersalah, pemain film Comic 8 ini tetap kooperatif menjalani proses hukum. Dia bahkan akan meminta maaf jika dinyatakan bersalah.

"Kalau memang terbukti saya salah, maka sebagai warga yang baik saya akan meminta maaf kepada seluruh warga tanpa terkecuali. Namun apabila saya tidak terbukti bersalah, apakah kalian sang pelapor juga akan meminta maaf kepada saya?," cibir Nikita seperti dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (7/10/2017).

Lewat akun Instagramnya, Niki malah senang melihat banyaknya berita hoax tentang dirinya. Apalagi kini sudah berlaku Undang-Undang ITE.

Sebab dalam undang-undang tersebut tertulis setiap orang yang dengan sengaja menyebarkan berita hoax akan dipidana dan atau dikenakan denda paling banyak Rp 1 miliar.

"Laporin deh gue yang banyak, biar gue cepat kaya. Lagian yah itu orang-orang pada enggak malu apa lawan janda anak dua kaya gue? Gue aja sendiri santai aja. Ini pada ngeroyok," cibirnya.

Sekadar informasi, banyak organisasi kemasyarakatan yang berusaha melaporkan Nikita soal kicauannya di twitter.

Di antaranya Aliansi Advokat Al Islam NKRI yang mempolisikan Nikita ke Polda Sumatera Selatan, adapula Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda (PIM) yang melaporkan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar artis sensasional tersebut diboikot dari pertelevisian Tanah Air.

Selain itu, Gerakan Pemuda Anti Komunis (GEPAK) juga turut mempolisikan Nikita ke Polda Metro Jaya. Namun pelaporan tersebut ditolak lantaran kurang alat bukti.

sumber: kriminalitas



from muslim bersatu http://www.muslimbersatu.net/2017/10/kasus-penghinaan-panglima-terus.html
via IFTTT

close