Densus Tipikor Potensial Abuse Of Power

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, mengungkapkan bahwa dengan adanya Hukum Acara yang sekarang, dan akan dibentuknya Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi, Polisi berpotensi melakukan Abuse Of Power.

“Potensial (melakukan Abuse Of Power, red), cukup beralasan menduga ada potensi itu, salah satu pencegahnya adalah dengan membenahi hukum acara perkara,” ungkapnya usai Diskusi Perspektif Indonesia bertema “Perlukah Densus Tipikor?” di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2017).

Menurutnya, jikapun Densus Tipikor tidak jadi dibentuk, Hukum Acara Perkara tetap harus dibenahi. “Bagaimana pun hukum acara ini perlu dibenahi, karena ini akan digunakan terus menerus, polisi diluar Densus itu kan punya penyidik-penyidik, harus dibenari hukum acara nya itu,” terangnya.

Karena Hukum Acara adalah hal yang luar biasa fundamental, dan ini harus dibikin beres. “ini luar biasa fundamental, ini harus dibikin beres, jika tidak, maka pertempuran ini bisa jadi pertempuran yang out of law,” lanjutnya.

Ia pun mencontohkan, kelemahan hukum Acara terlihat pada kasus beberapa waktu lalu. KPK menetapkan lima orang tersangka korupsi, namun hanya menyidangkan seorang tersangka, sedangkan keempatnya tidak disentuh.

“Ada lima tersangka diambil satu doang, diambil yang kecil-kecil, yang gede-gede dibiarin, kezaliman terjadi disitu, itu yang kita tidak mau, ya itu yang kita kritisi terus. karena dengan begitu, ada orang yang tidak bersalah jadi bersalah,” ungkapnya.

“Karena kelemahan hukum acara, kelemahan inilah yang mengakibatkan orang menentukan sikap sendiri, bisa bermain2 sendiri, kritik terhadap KPK sebenarnya karena akarnya lemahnya hukum acara, kurang mendetail, tidak dikasih step-stepnya penindakan,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

The post Densus Tipikor Potensial Abuse Of Power appeared first on Kiblat.


From Kiblat https://www.kiblat.net
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT