Rizal Ramli: Saking Paniknya Kejar Setoran Nyicil Utang, HP pun Dipajaki


Republik.in ~ Direktorat Pajak mengingatkan masyarakat atau wajib pajak untuk melaporkan harta kekayaan, termasuk telepon seluler.

Wajib pajak diminta memasukkan telepon genggam untuk dimasukkan dalam kolom Surat Pemberitahuan Tahunan atau SPT PPh 2017.

Sosialisasi ini telah disampaikan Direktorat Pajak sejak 13 September 2017, dalam Twitter @ditjenpajakri.

Humas Ditjen Pajak, Ani Natalia menyatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan memasukkan telepon seluler atau barang elektronik lainnya di dalam Surat Pemberitahuan Tahunan atau SPT wajib pajak.

Imbauan bagi wajib pajak untuk mengisi kolom kepemilikan barang elektronik karena selama ini lebih banyak dibiarkan kosong.

Menanggapi hal tersebut, Rizal Ramli berkomentar melalui twitternya.

Saking paniknya uber setoran cicilan utang, HP harus didaftarkan sbg harta. Depresiasi HP sangat tinggi, kok ilmunya cuman segitu Mbok Srie

Berikut cuitan asli dari akun Rizal Ramli


ADA BERITA UNIK DAN MENARIK SCROLL KE BAWAH www.REPUBLIK.in
Sumber Berita : 

From Republikin http://www.republik.in/
Media Partner SUARA RAKYAT
via IFTTT

0 Response to "Rizal Ramli: Saking Paniknya Kejar Setoran Nyicil Utang, HP pun Dipajaki"

Post a Comment

Komentarlah dengan kata yang baik, bijak dan jelas